Ekonomi Singapura Diyakini Mampu Tumbuh 6% Lebih di 2021

    Angga Bratadharma - 31 Mei 2021 08:29 WIB
    Ekonomi Singapura Diyakini Mampu Tumbuh 6% Lebih di 2021
    Ilustrasi. FOTO: AFP



    Singapura: Para ekonom menilai masih ada kemungkinan bagi Singapura untuk menorehkan pertumbuhan ekonomi enam persen atau lebih pada tahun ini. Meski demikian, para ekonom berharap pembatasan covid-19 yang baru-baru ini diberlakukan tidak membuat pemulihan ekonomi keluar jalur.

    Mengutip Channel News Asia, Senin, 31 Mei 2021, para ekonom telah memproyeksikan dalam perkiraan setahun penuh pertumbuhan ekonomi di angka 6-7 persen. Angka itu lebih tinggi dibandingkan dengan keputusan pihak berwenang yang memilih untuk mempertahankan perkiraan sebelumnya untuk Produk Domestik Bruto (PDB) di angka 4-6 persen pada 2021.

     



    Pihak berwenang mengatakan bulan lalu bahwa ada kemungkinan rebound Singapura pada 2021 melebihi batas atas kisaran perkiraan ini. Namun sejak itu, Singapura telah menyaksikan lonjakan infeksi covid-19 dan mendorong penerapan pembatasan yang lebih ketat seperti larangan makan malam dan pembatasan dua orang untuk pertemuan sosial hingga 13 Juni.

    Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) memperingatkan tentang ketidakpastian yang meningkat yang disebabkan oleh pandemi di dalam dan luar negeri. Pembatasan yang lebih ketat dan kontrol perbatasan terbaru juga kemungkinan besar akan menghasilkan pemulihan yang lebih tidak merata dari perkiraan sebelumnya.

    "Meskipun masih mungkin bagi ekonomi Singapura untuk mengungguli kisaran perkiraan resmi, tetapi ada juga risiko penurunan yang signifikan," kata MTI, menambahkan bahwa peninjauan perkiraan dilakukan pada Agustus ketika memiliki lebih banyak data dan kejelasan yang lebih besar tentang situasi covid-19.

    Ekonom Barclays Bank Brian Tan mengatakan pihak berwenang telah menahan diri dari merevisi kisaran perkiraan resmi karena sangat berhati-hati menyusul lonjakan infeksi lokal dan penerapan pembatasan. Tapi. Tan mempertahankan perkiraan setahun penuhnya sebesar tujuh persen.

    "Proyeksi kami sendiri menunjukkan bahwa mengingat PDB yang lebih kuat dari perkiraan pada kuartal pertama, pertumbuhan setahun penuh akan berada di jalur yang tepat untuk mencapai 6,7 persen bahkan jika tingkat PDB yang disesuaikan secara musiman tidak berubah selama sisa tahun ini," pungkas Tan.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id