Meleset dari Perkiraan, Ekonomi Singapura hanya Tumbuh 6,5% di Kuartal III-2021

    Angga Bratadharma - 14 Oktober 2021 10:15 WIB
    Meleset dari Perkiraan, Ekonomi Singapura hanya Tumbuh 6,5% di Kuartal III-2021
    Ilustrasi. FOTO: AFP



    Singapura: Ekonomi Singapura tercatat tumbuh 6,5 persen pada kuartal ketiga 2021 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Angka itu lebih rendah ketimbang perkiraan dari para analis seiring pandemi covid-19 masih belum mereda.

    Mengutip CNBC International, Kamis, 14 Oktober 2021, analis yang disurvei memperkirakan ekonomi Singapura tumbuh 6,6 persen secara tahun-ke-tahun pada kuartal ketiga. Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura mengatakan pada basis penyesuaian musiman kuartal-ke-kuartal, ekonomi tumbuh sebesar 0,8 persen.

     



    Dalam rilis terpisah, Otoritas Moneter Singapura (MAS) -bank sentral negara itu- mengatakan pihaknya sedikit menaikkan kemiringan pita mata uangnya, pita nilai tukar efektif nominal dolar Singapura. "Lebar pita kebijakan dan tingkat pusatnya tidak berubah," kata bank sentral.

    MAS mengelola kebijakan moneter melalui pengaturan nilai tukar, bukan suku bunga, dengan membiarkan dolar Singapura naik atau turun dalam kisaran yang tidak diungkapkan terhadap sekeranjang mata uang. Hal ini menyesuaikan band melalui tiga tuas: kemiringan, titik tengah, dan lebar.

    Di sisi lain, sejumlah sektor di Singapura diyakini akan terus tumbuh pada kecepatan yang sehat di paruh kedua tahun ini, kecuali ada kemunduran besar dalam ekonomi global. Tidak ditampik, pandemi covid-19 masih menjadi tantangan besar yang perlu diantisipasi semaksimal mungkin agar tidak menjadi tekanan di kemudian hari.
     
    Hal itu terungkap dalam prognosa Kementerian Perdagangan dan Perindustrian (MTI) Singapura, dalam jawaban atas pertanyaan parlemen tentang prospek ekonomi. "Sementara itu, ekonomi diperkirakan terus pulih pada 2022 didukung oleh pertumbuhan global yang positif," kata Menteri Hubungan Perdagangan Singapura Iswaran.

    Ia memperkirakan adanya pembatasan perbatasan internasional dan permintaan perjalanan yang lemah bakal mengurangi sektor pariwisata. "Dan terkait penerbangan di bulan-bulan mendatang," katanya, saat berbicara atas nama Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id