The Fed: Pandemi Terus Membebani Ekonomi dan Pasar Tenaga Kerja

    Ade Hapsari Lestarini - 10 Juli 2021 16:19 WIB
    The Fed: Pandemi Terus Membebani Ekonomi dan Pasar Tenaga Kerja
    Ilustrasi bendera AS. Foto: AFP.



    Washington: Bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) mengatakan pandemi covid-19 terus membebani ekonomi dan pasar tenaga kerja AS. Pihak The Fed menegaskan kembali bank sentral akan mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar untuk mendukung perekonomian.

    The Fed dalam laporan kebijakan moneter semi-tahunan kepada Kongres mengatakan selama paruh pertama 2021, kemajuan vaksinasi telah membuat ekonomi kuat, pertumbuhan ekonomi yang kuat, serta didukung oleh kebijakan moneter dan fiskal yang akomodatif.

     



    "Namun, efek pandemi covid-19 terus membebani ekonomi AS, dan lapangan kerja tetap jauh di bawah tingkat prapandemi," kata laporan itu, dilansir dari Xinhua, Sabtu, 10 Juli 2021.

    Sementara tingkat pengangguran AS turun 0,8 persen pada paruh pertama tahun ini menjadi 5,9 persen pada Juni. Angka tersebut mengecilkan kekurangan dalam pekerjaan, terutama karena faktor-faktor yang terkait dengan pandemi tampaknya membebani partisipasi di pasar tenaga kerja.

    "Dengan kurang dari setengah populasi yang sepenuhnya divaksinasi untuk covid-19 dan tingkat inokulasi jauh lebih rendah di beberapa tempat, keselamatan di tempat kerja tetap menjadi masalah penting bagi banyak calon pekerja, dan tuntutan pengasuhan masih meningkat bagi banyak rumah tangga," kata laporan itu.

    Laporan tersebut juga mencatat inflasi harga konsumen telah meningkat, terutama pada musim semi ini, karena lonjakan permintaan telah melawan kemacetan produksi dan kesulitan perekrutan.

    "Ketika keadaan luar biasa ini berlalu, penawaran dan permintaan harus bergerak lebih dekat ke keseimbangan, dan inflasi secara luas diperkirakan akan turun," kata laporan itu.

    Laporan tersebut menegaskan kembali bahwa Fed berkomitmen untuk menggunakan berbagai alat demi mendukung ekonomi AS di masa yang penuh tantangan ini, karena risiko terhadap prospek ekonomi tetap ada.

    The Fed juga telah berjanji untuk mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada level rekor terendah mendekati nol, sambil melanjutkan program pembelian asetnya setidaknya pada kecepatan saat ini sebesar USD120 miliar per bulan sampai pemulihan ekonomi membuat kemajuan lebih lanjut yang substansial.

    Menurut laporan tersebut, neraca The Fed telah tumbuh menjadi USD8,1 triliun dolar dari USD7,4 triliun pada akhir Januari.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id