comscore

Pembelian Aset Berakhir di Maret, Powell: The Fed Bakal Naikkan Suku Bunga di 2022

Angga Bratadharma - 17 Januari 2022 06:58 WIB
Pembelian Aset Berakhir di Maret, Powell: The Fed Bakal Naikkan Suku Bunga di 2022
Gedung Federal Reserve. FOTO: Ting Shen/Xinhua
Washington: Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS) dapat mulai menyusutkan neracanya di akhir tahun ini. Kondisi itu mengartikan memberikan keleluasaan untuk The Fed menaikkan suku bunga yang salah satunya guna memerangi inflasi yang terus melonjak dari waktu ke waktu.

"Kami akan mengakhiri pembelian aset kami pada Maret (2022), yang berarti kami akan menaikkan suku bunga sepanjang tahun ini," kata Powell, dalam rapat dengar pendapat di hadapan Komite Perbankan Senat AS, dilansir dari Xinhua, Senin, 17 Januari 2022.
"Pada titik tertentu, mungkin akhir tahun ini, kami akan mulai membiarkan neraca berjalan, dan itu hanya jalan menuju normalisasi kebijakan," kata Powell.

Ia menambahkan ekonomi AS tidak lagi membutuhkan atau menginginkan kebijakan Fed yang akomodatif. "Perekonomian berada di tempat yang sama sekali berbeda dari saat kami mengakhiri pembelian aset terakhir kali, sehingga periode waktu antara menghentikan pembelian akan lebih pendek," ucapnya.

Presiden Federal Reserve Bank of Kansas City Esther George percaya bahwa akan tepat untuk bergerak lebih awal di kebijakan neraca keuangan. Pendekatan menaikkan suku bunga sambil mempertahankan neraca yang terlalu besar dapat meratakan kurva imbal hasil dan mendistorsi insentif terkait intermediasi sektor swasta.

"Terutama untuk bank komunitas atau mempertaruhkan kerapuhan ekonomi dan keuangan yang lebih besar dengan mendorong perilaku jangkauan hasil dari investor jangka panjang," kata George.

The Fed pada November 2021 mulai mengurangi program pembelian aset bulanan sebesar USD120 miliar menjadi USD15 miliar. Pada Desember, Fed menyusun rencana untuk mengurangi pembelian aset bulanan sebesar USD30 miliar mulai Januari, menggandakan kecepatan yang diumumkan sebulan sebelumnya, sebagai tanggapan atas meningkatnya tekanan inflasi.

Rencana itu menempatkan bank sentral AS di jalur untuk mengakhiri pembelian aset pada Maret 2022 atau tiga bulan lebih awal dari yang direncanakan, karena keluar dari kebijakan moneter ultra-longgar yang diberlakukan pada awal pandemi.
 

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id