Bank of England Sebut Kripto Berpotensi Sebabkan Kehancuran seperti di 2008

    Angga Bratadharma - 15 Oktober 2021 10:28 WIB
    Bank of England Sebut Kripto Berpotensi Sebabkan Kehancuran seperti di 2008
    Gedung Bank of England. FOTO: AFP/Adrian DENNIS



    London: Deputi Gubernur Bank of England untuk stabilitas keuangan, Jon Cunliffe, telah memperingatkan cryptocurrency dapat memicu krisis keuangan global kecuali peraturan ketat diluncurkan. Tidak ditampik, sekarang ini banyak investor menggandrungi investasi di kripto dengan nilainya terus melonjak dari waktu ke waktu.

    Dalam pidatonya, Cunliffe menyamakan tingkat pertumbuhan pasar aset kripto, dari USD16 miliar lima tahun lalu menjadi USD2,3 triliun hari ini, dengan pasar subprime mortgage USD1,2 triliun pada 2008.

     



    "Ketika sesuatu dalam sistem keuangan tumbuh sangat cepat, dan tumbuh di ruang yang sebagian besar tidak diatur, otoritas stabilitas keuangan harus duduk dan memperhatikan," kata Cunliffe, dilansir dari CNBC International, Jumat, 15 Oktober 2021.

    Cunliffe mengakui pemerintah dan regulator harus berhati-hati untuk tidak bereaksi berlebihan atau mengklasifikasikan pendekatan baru sebagai berbahaya hanya karena mereka berbeda. Dirinya juga mencatat teknologi kripto menawarkan prospek perbaikan radikal dalam layanan keuangan.

    Namun, ia berpendapat, meskipun risiko stabilitas keuangan tetap terbatas untuk saat ini, aplikasi aset kripto sekarang telah menimbulkan masalah stabilitas keuangan karena mayoritas tidak memiliki nilai intrinsik dan rentan terhadap koreksi harga besar.

    Bitcoin dan ethereum, dua cryptocurrency terbesar, jatuh lebih dari 30 persen nilainya awal tahun ini sebelum pulih, dan telah terbukti sangat fluktuatif sejak pembuatannya. Harga rentan terhadap berbagai pemicu eksternal, mulai dari komentar CEO Tesla Elon Musk hingga tindakan keras regulasi oleh Pemerintah Tiongkok.

    "Dunia crypto mulai terhubung ke sistem keuangan tradisional dan kami melihat munculnya pemain dengan leverage. Dan, yang terpenting, ini terjadi di ruang yang sebagian besar tidak diatur," tegas Cunliffe.

    Pernyataannya menggemakan komentar Gubernur Bank of England Andrew Bailey pada Mei, yang memperingatkan bahwa investor cryptocurrency harus siap untuk kehilangan semua uang mereka karena kurangnya nilai intrinsik aset. Otoritas Perilaku Keuangan Inggris juga telah memperingatkan risiko dari investasi kripto.

    "Pertanyaan berwawasan ke depan adalah apa yang bisa dihasilkan dari peristiwa seperti itu, jika aset kripto ini terus tumbuh dalam skala besar, jika mereka terus menjadi lebih terintegrasi ke dalam sektor keuangan tradisional dan jika strategi investasi terus menjadi lebih kompleks?" pungkas Cunliffe.

     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id