Meskipun Membaik, Pariwisata Dunia Masih Belum Pulih

    Arif Wicaksono - 05 Oktober 2021 19:49 WIB
    Meskipun Membaik, Pariwisata Dunia Masih Belum Pulih
    Pariwisata secara global. Foto : MI/Ramdani.



    Madrid: Pariwisata dunia melonjak pada Juli, berkat peluncuran vaksinasi dan pembatasan perjalanan yang lebih sedikit, tetapi jumlah pelancong masih jauh di bawah tingkat pra-pandemi.

    Sekitar 54 juta turis melintasi perbatasan internasional pada Juli 2021, angka tertinggi sejak April 2020, pada bulan-bulan awal krisis virus korona. Itu mewakili peningkatan 58 persen dibandingkan dengan level yang tercatat pada Juli 2020, tetapi masih turun 67 persen dari 164 juta yang tercatat pada Juli 2019.

     



    "Peningkatan ini didukung oleh pembukaan kembali banyak tujuan untuk perjalanan internasional, sebagian besar di Eropa dan Amerika. Ditambah dengan kemajuan yang dicapai dalam peluncuran vaksin covid-19 yang berkontribusi pada pemulihan secara bertahap mobilitas yang aman di Eropa dan belahan dunia lain," kata Organisasi Pariwisata Indonesia (WTO) dikutip dari Channel News Asia, Selasa, 5 Oktober 2021.

    "Namun demikian, 2021 terus menjadi tahun yang menantang bagi pariwisata global, dengan kedatangan internasional turun 80 persen pada Januari-Juli dibandingkan 2019," kata organisasi yang berbasis di Madrid itu.

    Dalam tujuh bulan pertama tahun ini, Asia dan Pasifik terus mengalami penurunan paling tajam, dengan penurunan 95 persen dalam kedatangan internasional, diikuti oleh Timur Tengah di mana jumlahnya turun 82 persen, Eropa dan Afrika, yang mencatat penurunan. jatuh 77 persen, dan Amerika yang mengalami penurunan 68 persen.

    Hanya beberapa pulau kecil di Karibia, Afrika, Asia dan Pasifik, di samping beberapa tujuan kecil Eropa pulih dan menghitung kedatangan mendekati, atau bahkan lebih tinggi, daripada tingkat pra-pandemi.

    Spanyol, yang sebelum pandemi menjadi tujuan wisata paling populer kedua di dunia, pada Senin mengatakan pihaknya menyambut 15 juta wisatawan dalam delapan bulan pertama tahun ini, turun 4,2 persen dari periode yang sama tahun lalu, kata Institut Statistik Nasional.

    Data tersebut meragukan tujuan yang ditetapkan oleh pemerintah Spanyol untuk menarik sekitar 45 juta pengunjung asing tahun ini, sekitar setengah dari jumlah tahun 2019.

    "Pengaktifan kembali pariwisata yang sebenarnya dan manfaat yang dibawanya, tetap tertunda karena aturan dan peraturan yang tidak konsisten dan tingkat vaksinasi yang tidak merata terus mempengaruhi kepercayaan dalam perjalanan," ujar kepala UNWTO Zurab Pololikashvili dalam pernyataannya.

    Badan PBB itu mengatakan pihaknya mengharapkan rebound pada 2022 meskipun pariwisata global diperkirakan tidak akan mencapai tingkat pra-pandemi hingga 2023 atau 2024.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id