Biden Siap Bawa AS Lebih Kompetitif Melawan Tiongkok

    Angga Bratadharma - 08 Mei 2021 14:04 WIB
    Biden Siap Bawa AS Lebih Kompetitif Melawan Tiongkok
    Presiden Amerika Serikat Joe Biden. FOTO: AFP



    Beijing: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyerukan agar Amerika menjalin kerja sama untuk melawan persaingan dari Tiongkok, dengan ketegangan antara kedua negara kian memanas. Sejauh ini, hubungan kedua negara belum mendingin dan kerja sama di antara keduanya sangat penting dalam hal pemulihan ekonomi global.

    "Presiden Tiongkok Xi Jinping sangat bersungguh-sungguh untuk menjadi negara yang paling signifikan dan penting di dunia," kata Biden dalam sambutannya, dilansir dari CNBC International, Sabtu, 8 Mei 2021.

     



    Dia mengutip lebih dari 24 jam percakapan pribadi dan perjalanan dengan Xi, yang ditemui Biden sebagai wakil presiden selama Pemerintahan Obama. Biden mengatakan bahwa Xi dan para otokrat lainnya berpikir bahwa demokrasi tidak dapat bersaing di abad ke-21 dengan otokrasi, karena terlalu lama untuk mendapatkan konsensus.

    Ketegangan antara AS dan Tiongkok meningkat di bawah mantan Presiden Donald Trump, yang menggunakan tarif dan sanksi untuk mencoba mengatasi keluhan lama tentang praktik tidak adil Tiongkok. Hal itu termasuk mewajibkan perusahaan untuk mentransfer teknologi untuk melakukan bisnis secara lokal.

    Sementara Biden telah berusaha untuk bekerja lebih banyak dengan sekutu tradisional AS dalam memberikan tekanan pada Tiongkok -dengan Biden tetap pada posisi tegas Trump di Beijing- termasuk mempertahankan tarif dan sanksi.

    "Kami bersaing dengan Tiongkok dan negara lain untuk memenangkan abad ke-21. Kami berada pada titik perubahan besar dalam sejarah. Kami harus melakukan lebih dari sekadar membangun kembali dengan lebih baik. Kami harus bersaing lebih keras," tegasnya.

    "Kami harus mengembangkan dan mendominasi produk dan teknologi masa depan," tambah Biden, menyebut baterai mobil listrik, bioteknologi, cip komputer, dan energi bersih.

    Dia juga menekankan bahwa kebijakan ini akan menciptakan lebih banyak pekerjaan di AS. "Tidak ada alasan mengapa bilah untuk turbin angin tidak dapat dibuat di Pittsburgh, bukan di Beijing. Tak ada alasan. Tidak ada," tegasnya.

    Namun, Biden mengatakan, persaingan dengan Tiongkok -atau kehadiran militer AS yang kuat di Indo-Pasifik- tidak berarti AS sedang mencari konflik. Xi adalah pemimpin nasional asing pertama yang berbicara minggu lalu di KTT iklim yang dipimpin AS.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id