The Fed Diprediksi Naikkan Suku Bunga Acuan 2 Kali di 2022

    Angga Bratadharma - 11 November 2021 07:31 WIB
    The Fed Diprediksi Naikkan Suku Bunga Acuan 2 Kali di 2022
    Gedung Federal Reserve. FOTO: Ting Shen/Xinhua



    Washington: Presiden Federal Reserve St Louis James Bullard memperkirakan bank sentral Amerika Serikat (AS) akan menaikkan suku bunga acuannya dua kali pada 2022. Kebijakan tersebut tentunya setelah selesai menghentikan program pembelian obligasinya.

    Bullard menambahkan, sudut pandangnya didasarkan pada data ekonomi saat ini dan prediksinya dapat berubah seiring berjalannya waktu. Adapun The Fed pada November ini sudah memutuskan untuk memulai mengurangi pembelian asetnya seiring perbaikan ekonomi AS.

     



    "Apa yang bisa kita lakukan adalah menilai situasi musim semi berikutnya dan melihat di mana kita berada. Pada saat itu kita dapat membuat keputusan tentang kebijakan menaikkan suku bunga," kata Bullard, dilansir dari CNBC International, Kamis, 11 November 2021.

    "Saya sebenarnya memiliki (prediksi) dua kenaikan suku bunga acuan untuk 2022 yang bisa berubah pada saat kita memasuki paruh pertama tahun depan di kedua arah," tambahnya.

    Tingkat inflasi

    Bullard, yang dikenal lebih hawkish daripada pejabat lain di The Fed, telah menunjukkan beberapa kecemasan pada tingkat inflasi yang melonjak. Memang, data baru yang keluar menunjukkan harga grosir AS naik 8,6 persen dari tahun lalu di Oktober, laju tahunan tertinggi dalam catatan hampir 11 tahun.

    Bank sentral biasanya akan menaikkan suku bunga untuk menjinakkan inflasi dan The Fed telah mulai menormalkan kebijakan setelah kejatuhan ekonomi akibat pandemi virus korona. Pekan lalu The Fed mengatakan pembelian obligasi akan mulai berkurang di akhir bulan ini dan mengakui kenaikan harga lebih cepat dan bertahan lama daripada yang diperkirakan.

    The Fed memilih untuk tidak menaikkan suku bunga dari jangkar mereka mendekati nol, dan memperingatkan agar tidak mengharapkan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Pada jadwal saat ini, pengurangan pembelian obligasi akan berakhir sekitar Juli tahun depan.

    Para pejabat mengatakan mereka tidak membayangkan kenaikan suku bunga dimulai sampai pengurangan selesai, dan proyeksi yang dirilis pada September menunjukkan satu kenaikan paling banyak terjadi di tahun depan. Bullard bukan anggota pemungutan suara di komite pembuat kebijakan Fed pada 2021, tetapi akan menjadi anggota pada 2022.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id