Bursa Saham Inggris Merekah

    Antara - 16 Juli 2020 08:10 WIB
    Bursa Saham Inggris Merekah
    Foto: AFP.
    London: Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), mencatat keuntungan untuk hari keempat berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terangkat 1,83 persen atau 112,90 poin menjadi 6.292,65 poin.

    Mengutip Antara, Kamis, 16 Juli 2020, indeks FTSE 100 naik 3,56 poin atau 0,06 persen menjadi 6.179,75 pada Selasa, 14 Juli. Sebelumnya indeks ini menguat 1,33 persen atau 80,78 poin menjadi 6.176,19 pada Senin, 13 Juli, serta bertambah 0,76 persen atau 45,79 poin menjadi 6.095,41 pada Jumat, 10 Juli.

    Saham International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol, melambung 10,72 persen. Saham ini menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

    Diikuti oleh saham perusahaan jasa makanan kontrak multinasional Inggris Compass Group yang melonjak 7,54 persen dan perusahaan jasa perhotelan dan restoran internasional Whitbread meningkat 7,39 persen.

    Sementara itu, saham Burberry Group, sebuah perusahaan fashion mewah Inggris mencatat kinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 5,62 persen. Disusul saham BT Group, sebuah perusahaan induk telekomunikasi multinasional Inggris, yang kehilangan 1,86 persen, serta jaringan supermarket WM Morrison Supermarket turun 1,71 persen.

    Di sisi lain, bursa saham AS berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Penguatan terjadi karena suasana pasar saham kondusif dengan adanya berita tentang vaksin covid-19 dan serangkaian pendapatan yang lebih bak dari perkiraan.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 227,51 poin atau 0,85 persen menjadi 26.870,10. Sedangkan S&P 500 naik 29,04 poin atau 0,91 persen menjadi 3.226,56. Kemudian indeks Nasdaq Composite naik 61,91 poin atau 0,59 persen menjadi 10.550,49.

    Semua 11 sektor utama S&P 500 menguat, dengan sektor industri dan energi masing-masing naik 2,11 persen dan 1,89 persen, melampaui yang lainnya. Perusahaan-perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan enam dari 10 saham teratas berdasarkan indeks S&P AS 50 mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    Saham Moderna melonjak 6,9 persen karena vaksin virus koronanya menghasilkan respons kekebalan yang kuat atau menetralkan antibodi pada semua 45 pasien dalam uji coba tahap awal pada manusia. Perusahaan itu dilaporkan memulai uji klinis terakhir untuk vaksin covid-19 pada akhir Juli.

    Sedangkan musim laba dimulai minggu ini dengan bank raksasa yang paling awal melaporkan hasil laporan keuangannya. Goldman Sachs melaporkan angka kuartalan yang melampaui ekspektasi analis, mengirim saham naik 1,35 persen pada sesi penutupan.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id