Harga Minyak Dunia Tertekan Pandemi Covid-19

    Angga Bratadharma - 17 Oktober 2020 09:01 WIB
    Harga Minyak Dunia Tertekan Pandemi Covid-19
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    New York: Harga minyak dunia bergerak lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), di tengah kekhawatiran baru terkait pandemi covid-19. Para pedagang berharap kasus infeksi covid-19 bisa segera dihentikan guna memberi stimulus positif terhadap permintaan minyak.

    Mengutip Xinhua, Sabtu, 17 Oktober 2020, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November turun 8 sen menjadi USD40,88 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember turun 23 sen menjadi USD42,93 per barel di London ICE Futures Exchange.

    "Penurunan harga disebabkan oleh kekhawatiran yang berkembang tentang penguncian area besar baru karena virus korona yang terus menyebar dengan cepat, terutama di Eropa," kata Analis Energi Commerzbank Research Carsten Fritsch, dalam sebuah catatan.

    Lebih dari 39 juta kasus covid-19 telah dilaporkan secara global dengan kematian melebihi 1,1 juta pada Jumat sore, menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins. Sedangkan pada minggu ini, kontrak bulan depan untuk kontrak berjangka WTI naik 0,7 persen, sementara Brent naik 0,2 persen.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup beragam pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena investor meneliti data penjualan ritel bulanan di AS. Di sisi lain, investor masih terus mencermati perkembangan negosiasi stimulus tambahan covid-19 antara Gedung Putih dengan parlemen.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 112,11 poin atau 0,39 persen menjadi 28.606,31. Sedangkan S&P 500 naik 0,47 poin atau 0,01 persen menjadi 3.483,81. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 42,32 poin atau 0,36 persen menjadi 11.671,56.

    Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor utilitas naik 1,08 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor energi merosot 2,3 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id