Enam Hal yang Harus Dipersiapkan Usai Covid-19

    Suryopratomo - 04 Mei 2020 20:58 WIB
    Enam Hal yang Harus Dipersiapkan Usai Covid-19
    CEO General Electric Indonesia Handry Satriago. Foto: dok MI/Panca Syurkani.
    London: Pandemi covid-19 telah membuat sepertiga total populasi dunia sekarang menghadapi situasi lockdown. Miliaran orang pun harus bekerja dari rumah (work from home), di saat yang bersamaan puluhan juta orang kehilangan pekerjaan. Hal ini adalah dampak jangka dekat yang telah banyak terlihat saat ini.

    Global Indonesia Professionals' Association (GIPA), asosiasi untuk profesional dan eksekutif, juga melihat banyak dampak signifikan dalam dunia usai covid-19. GIPA pun menggandeng World Economic Forum (WEF) untuk menyelenggarakan sebuah forum virtual yang membahas "Future of Workforce in the Post Covid-19 World" pada 25 April 2020 lalu yang dihadiri oleh lebih dari 400 orang dari 75 kota di 30 lebih negara sedunia.

    "Forum virtual ini merupakan serangkaian Global Connect Series untuk membawa perspektif global dan industri tren serta inovasi terdepan ke Indonesia melalui jaringan kami," kata Chairman GIPA Steven Marcelino, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 4 Mei 2020.

    Forum virtual ini dihadiri oleh tiga pembicara panel Co-Chair of WEF untuk inisiatif Future of Digital Economy & Society Mark Spelman, CEO General Electric Indonesia Handry Satriago, dan Director of Strategic Initiatives and Governance Model Teuku Arcky Meraxa di American Express di New York.

    Tiga eksekutif kelas dunia ini berdiskusi mengenai perubahan cara kerja yang akan terjadi sesudah covid-19. Serta bagaimana Indonesia perlu mempersiapkan diri untuk era yang akan datang. Diskusi dalam sesi ini dimoderatori oleh Steven yang juga merupakan ASEAN Capital Market Director di Accenture UK.

    Mark menyampaikan tren lokalisasi di sistem supply chain global, dengan bertambahnya boundaries dan proteksi di level nasional. Perusahaan multinasional harus menghadapi fragmentasi ekosistem untuk berbagai partner partner di mana mereka beroperasi.

    Handry yang juga sempat pernah diundang berbicara di Inggris Raya dua tahun lalu, menyampaikan bahwa krisis covid-19 ini mungkin bisa menjadi blessing in disguise karena kapabilitas untuk produksi oleh industri lokal akan dipercepat, seperti memproduksi ventilator ataupun perlengakapan medis.

    Menurut mereka, dunia perlu melakukan enam hal dalam mempersiapkan diri dalam dunia usai covid-19:

    1. Embrace the Reality.
    Menghadapi realita bahwa krisis pandemi ini akan berlangsung cukup berkepanjangan dan bukan hanya sesaat saja dan persiapan terburuk harus dimiliki.
    2. Redefine What's Winning.
    Perlunya mengidentifikasi dari kemenangan, bukan dari target KPI normal. Namun membantu kolega, kolaborasi, dan inovasi yang dihasilkan dari format virtual yang baru.
    3. Tell stories.
    Memiliki kemampuan untuk artikulasi cerita yang baik menggunakan storytelling skills di kondisi yang sangat kompleks dan penuh dengan ketidakpastian.
    4. Optimize Talent Strategy.
    Esensi dari pekerjaan akan berubah secara drastis, perlu kombinasi skills yang berbasiskan teknologi. Namun semuanya tidak bisa hanya mengandalkan teknologi, harus ada kombinasi yang cukup dengan elemen manusianya.
    5. Change Gears.
    Perlunya mengganti gigi pada saat situasi yang sulit, dilakukan di momen yang tepat secara decisive.
    6. Execute with optimism.
    Rencana perlu dieksekusi dengan optimisme, tidak ada ruangan untuk pesimisme.

    Arkcy mempaparkan hasil survey yang dilakukan April terhadap kalangan profesional dan eksekutif di luar negeri (mayoritas di Eropa dan Amerika). Perubahan cara bekerja secara drastis ini memang menimbulkan banyak keresahan, dengan 90 persen dari responden berpendapat bahwa covid-19 telah berdampak signifikan kepada kehidupan mereka, dan 48 persen menyatakan bahwa bekerja dari rumah merupakan sebuah tantangan yang tersendiri.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id