Australia Perpanjang Perlindungan Kebangkrutan hingga Akhir 2020

    Antara - 07 September 2020 14:27 WIB
    Australia Perpanjang Perlindungan Kebangkrutan hingga Akhir 2020
    Australia. Foto : AFP.
    Sydney: Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg akan memperpanjang aturan perlindungan kebangkrutan dan kebangkrutan sementara hingga akhir 2020. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi pelaku bisnis dan usaha untuk pulih dari dampak pandemi virus korona.

    Berdasarkan aturan itu, yang pertama kali diperkenalkan pada Maret dan akan berakhir pada 30 September 2020, kreditur tidak dapat mengeluarkan pemberitahuan kebangkrutan kepada bisnis untuk utang di bawah 20 ribu dolar Australia (sekitar Rp214,53 juta).

    Periode pemberitahuan kreditur untuk menindaklanjuti utang juga dapat diperpanjang sehingga banyak perusahaan tetap bisa berbisnis tanpa membayar sewa, pajak, dan pinjaman.

    "Perubahan ini akan membantu mencegah gelombang kegagalan lebih lanjut sebelum bisnis-bisnis memiliki kesempatan untuk pulih," kata Frydenberg dikutip dari Antara, Senin, 7 September 2020.

    "Ketika ekonomi mulai pulih, sangat penting bahwa bisnis yang tertekan memiliki fleksibilitas yang diperlukan untuk merestrukturisasi atau menghentikan operasi mereka secara tertib," ujarnya.

    Ekonomi Negeri Kanguru senilai dua triliun dolar Australia (sekitar Rp21,45 kuadriliun) pekan lalu memasuki resesi pertamanya dalam hampir 30 tahun setelah pemberlakuan langkah penguncian yang ketat untuk menahan penyebaran virus korona mendatangkan malapetaka pada ekonomi Australia.

    Lebih dari satu juta orang telah kehilangan pekerjaan sejak Maret ketika Australia menutup seluruh sektor ekonomi hingga berdampak pada permintaan dan investasi sektor swasta.

    Untuk meredam dampak ekonomi dari wabah virus korona, Australia meluncurkan paket stimulus senilai lebih dari 300 miliar dolar Australia (sekitar Rp3,2 kuadriliun) termasuk skema subsidi upah yang memungkinkan bisnis yang terpukul keras untuk mempertahankan karyawan agar tetap mendapat gaji.

    Wabah baru covid-19 di negara bagian terpadat kedua Australia, Victoria, telah menggagalkan harapan untuk pemulihan ekonomi yang cepat. Negara bagian Victoria pada Minggu memperpanjang masa penguncian ketat di ibu kotanya Melbourne hingga 28 September.

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id