Balik Arah, Yuan Takluk terhadap Dolar AS

    Antara - 12 Mei 2021 10:30 WIB
    Balik Arah, Yuan Takluk terhadap Dolar AS
    Ilustrasi. FOTO: AFP



    Beijing: Menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China (CFETS) yuan menyusut empat basis poin menjadi 6,4258 terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu. Yuan berbalik melemah karena aksi ambil untung dari kenaikan selama tiga hari berturut-turut.

    Mengutip Antara, Rabu, 12 Mei 2021, di pasar spot valuta asing Tiongkok, yuan diperbolehkan naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan. Kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank pada setiap hari kerja.

     



    Sementara itu, dolar Amerika Serikat bergerak melemah pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena pelaku pasar menunggu rilis data harga konsumen. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,08 persen menjadi 90,1424.

    Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,2152 dibandingkan dengan USD1,2144 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,4157 dibandingkan dengan USD1,4134 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7844 dibandingkan dengan USD0,7842.

    Kemudian dolar AS dibeli 108,64 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 108,82 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9034 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9007 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2089 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2099 dolar Kanada.

    Data indeks harga konsumen AS di April, pengukur inflasi yang diawasi ketat, akan dirilis pada Rabu waktu setempat. Kekhawatiran inflasi telah mengguncang Wall Street dalam beberapa pekan terakhir, memicu tekanan jual pada aset-aset bernilai tinggi seperti di saham teknologi.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat jatuh pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB) dan mencatat penurunan dua hari berturut-turut sepanjang minggu ini. Kondisi tersebut terjadi karena tekanan aksi jual terus berlanjut di Wall Street.

    Indeks Dow Jones Industrial Average turun 473,66 poin atau 1,36 persen menjadi 34.269,16, hari terburuk sejak 26 Februari. Indeks S&P 500 turun 36,33 poin atau 0,87 persen menjadi berakhir di 4.152,10. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 12,43 poin atau 0,09 persen menjadi 13.389,43 poin.

    Sebanyak 10 dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing turun 2,56 persen dan 1,67 persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor material naik 0,35 persen, satu-satunya kelompok yang menguat.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id