Kemilau Emas Dunia Hantam Dolar AS

    Angga Bratadharma - 21 Oktober 2020 07:43 WIB
    Kemilau Emas Dunia Hantam Dolar AS
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) jatuh. Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik USD3,7 atau 0,19 persen menjadi USD1.915,4 per ons.

    Mengutip Xinhua, Rabu, 21 Oktober 2020, perak untuk pengiriman Desember naik 28,2 sen atau 1,14 persen menjadi USD24,98 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari naik USD13,8 atau 1,6 persen menjadi USD877,3 per ons.

    Sementara itu, meningkatnya kasus covid-19 di Eropa dan Amerika Serikat, dan kekhawatiran akan Pemilihan Presiden AS yang akan datang telah mendorong investor berinvestasi emas. Akan tetapi, kenaikan emas agak dibatasi karena indeks pasar saham AS semuanya naik.

    Di sisi lain, rata-rata indeks saham utama Wall Street ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Penguatan terjadi karena investor menaruh harapan pada kesepakatan terkait paket bantuan covid-19 yang baru.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 113,37 poin atau 0,40 persen menjadi 28.308,79. Kemudian S&P 500 naik 16,20 poin atau 0,47 persen menjadi 3.443,12. Indeks Komposit Nasdaq naik 37,61 poin atau 0,33 persen menjadi 11.516,49 poin.

    Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 menguat, dengan sektor energi ditutup naik 1,13 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor bahan pokok konsumen turun 0,11 persen, satu-satunya kelompok yang menurun.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan sembilan dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin terus mempersempit perbedaan mereka pada putaran berikutnya mengenai paket bantuan covid-19 dalam negosiasi pada Senin waktu setempat. Menurut Drew Hammill, juru bicara Pelosi dan wakil kepala staf, mereka dijadwalkan kembali melakukan pembahasan pada Selasa waktu setempat.

    Pada Minggu waktu setempat, Pelosi mengatakan bahwa Gedung Putih dan anggota parlemen Kongres harus mencapai kesepakatan dalam 48 jam jika mereka ingin mengesahkan paket bantuan covid-19 baru sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) pada November.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id