Fed: Perlu Waktu untuk Kurangi Pembelian Aset

    Angga Bratadharma - 08 April 2021 07:54 WIB
    Fed: Perlu Waktu untuk Kurangi Pembelian Aset
    Gedung The Fed. FOTO: Xinhua/Liu Jie



    Washington: Risalah pertemuan kebijakan the Fed mengungkapkan para pejabat bank sentral Amerika Serikat (AS) mengindikasikan diperlukannya beberapa waktu sebelum Federal Reserve mulai mengurangi pembelian asetnya. Akomodasi kebijakan longgar tetap dipertahankan guna mendukung upaya pemulihan ekonomi.

    "Pembelian aset Federal Reserve sejak Maret lalu telah meringankan kondisi keuangan secara material dan memberikan dukungan substansial bagi perekonomian (AS)," kata Fed dalam risalah pertemuan 16-17 Maret, dilansir dari Xinhua, Kamis, 8 April 2021.






    "Para peserta mencatat bahwa kemungkinan akan ada waktu sampai kemajuan substansial lebih lanjut menuju sasaran ketenagakerjaan maksimum dan stabilitas harga Komite akan terwujud. Pembelian aset akan berlanjut setidaknya pada kecepatan saat ini," kata notulen tersebut, merujuk kepada komite pembuat kebijakan Fed.

    The Fed bulan lalu memutuskan untuk melanjutkan program pembelian asetnya setidaknya pada kecepatan saat ini sebesar USD120 miliar per bulan, sambil mempertahankan suku bunga acuan pada level terendah mendekati nol setidaknya hingga 2023.

    Presiden Chicago Federal Reserve Bank Charles Evans mengatakan bahwa kebijakan moneter harus tetap akomodatif untuk beberapa waktu guna memastikan bahwa bank sentral AS memenuhi tujuan kebijakannya.

    "Kami masih harus menempuh jalan panjang sebelum kembali ke tingkat aktivitas ekonomi sebelum pandemi dan mencapai sasaran inflasi rata-rata dua persen," tuturnya.

    Pejabat Fed juga membahas kenaikan penting dalam imbal hasil obligasi Pemerintah AS jangka panjang pada pertemuan kebijakan baru-baru ini, melihatnya sebagai mencerminkan prospek ekonomi yang lebih baik, beberapa penguatan ekspektasi inflasi, dan ekspektasi untuk peningkatan penerbitan utang.

    "Kondisi kacau di pasar obligasi atau kenaikan terus-menerus dalam imbal hasil yang dapat membahayakan kemajuan menuju tujuan Komite dipandang sebagai penyebab kekhawatiran," kata risalah tersebut.

    Beberapa pejabat Fed juga menyatakan keprihatinan bahwa kondisi keuangan yang sangat akomodatif dapat menyebabkan "pengambilan risiko yang berlebihan dan peningkatan ketidakseimbangan keuangan.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id