Pesona Emas Dunia Melonjak

    Angga Bratadharma - 23 Mei 2020 08:31 WIB
    Pesona Emas Dunia Melonjak
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange melonjak pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Penguatan terjadi karena ketegangan geopolitik mendorong investor mengalihkan perhatiannya ke logam mulia.

    Mengutip Xinhua, Sabtu, 23 Mei 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik USD13,6 atau 0,79 persen menjadi ditutup pada USD1.735,5 per ons. Sedangkan Pasar saham jatuh di Asia dan Amerika Serikat, juga mendukung emas bergerak menguat. Namun, dolar AS menguat sehingga membatasi tren kenaikan emas.

    Beberapa laporan ekonomi utama akan dirilis minggu depan, termasuk indeks aktivitas nasional Fed Chicago, indeks kepercayaan konsumen, Beige Book, klaim pengangguran mingguan, dan pesanan barang tahan lama. Laporan data ekonomi itu akan memberikan sentimen tersendiri baik pasar saham maupun loga mulia.

    Adapun perak untuk pengiriman Juli naik sebanyak 32,9 sen atau 1,89 persen menjadi ditutup pada USD17,693 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli naik sebanyak USD19,8 atau 2,29 persen menjadi ditutup pada USD886,3 per ons.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kondisi itu terjadi karena investor terus bergulat dengan ketidakpastian dari pandemi covid-19, meski beberapa pihak terus berupaya mencari vaksin dari virus mematikan tersebut

    Indeks Dow Jones Industrial Average turun 8,96 poin atau 0,04 persen menjadi 24.465,16. Kemudian S&P 500 naik 6,94 poin atau 0,24 persen menjadi 2.955,45. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq meningkat sebanyak 39,71 poin atau 0,43 persen menjadi 9.332,59.

    Adapun investor terus mencerna beberapa data ekonomi utama. Klaim pengangguran awal AS mencapai 2,438 juta pada pekan yang berakhir 16 Mei, Departemen Tenaga Kerja melaporkan. Selama sembilan minggu terakhir, lebih dari 38 juta orang Amerika telah mengajukan klaim asuransi pengangguran, karena ekonomi terus tertekan akibat pandemi covid-19.

    Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan ekonomi AS menghadapi tingkat ketidakpastian yang belum pernah terjadi sebelumnya sebagai akibat dari wabah virus korona. "Kami sekarang mengalami tingkat ketidakpastian yang sama sekali baru, karena virus (korona) mempersulit pandangan," kata Powell.

    Ketika beban dari pandemi covid-19 meluas, Ketua bank sentral AS menambahkan, mereka yang menanggung dampak kejatuhan adalah mereka yang paling tidak sanggup menanggungnya. Tentu diharapkan krisis akibat pandemi covid-19 ini bisa segera selesai.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id