comscore

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi AS

Antara - 25 Juni 2022 14:31 WIB
IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi AS
Ilustrasi. FOTO: AFP/Olivier Douliery
Washington: Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS). Hal itu terjadi karena kenaikan suku bunga Federal Reserve yang agresif mendinginkan permintaan tetapi memperkirakan bahwa Amerika Serikat akan secara terbatas menghindari resesi.

Mengutip Antara, Sabtu, 25 Juni 2022, dalam penilaian tahunan kebijakan ekonomi AS, IMF mengatakan sekarang memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh 2,9 persen pada 2022, kurang dari perkiraan terbaru 3,7 persen pada April.
Untuk 2023, IMF memangkas perkiraan pertumbuhan AS menjadi 1,7 persen dari 2,3 persen dan sekarang memperkirakan pertumbuhan akan mencapai 0,8 persen pada 2024.

Oktober lalu, IMF memperkirakan pertumbuhan AS sebesar 5,2 persen tahun ini, tetapi sejak itu, varian covid-19 baru dan gangguan rantai pasokan yang membandel telah memperlambat pemulihan, sementara lonjakan tajam harga bahan bakar dan makanan yang didorong oleh perang Rusia di Ukraina semakin memicu inflasi ke tertinggi 40 tahun.

"Kami sadar bahwa ada jalan sempit untuk menghindari resesi di AS," kata Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, mencatat bahwa prospek memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi.

"Ekonomi terus pulih dari pandemi dan guncangan penting menghantam ekonomi dari invasi Rusia ke Ukraina dan dari penguncian di Tiongkok. Kejutan negatif lebih lanjut pasti akan membuat situasi lebih sulit," tambahnya.

Jika cukup besar, Deputi Direktur IMF Belahan Barat Nigel Chalk mengatakan, kejutan dapat mendorong Amerika Serikat ke dalam resesi, tetapi kemungkinan akan singkat dan dangkal dengan sedikit peningkatan pengangguran, mirip dengan resesi AS pada 2001. Penghematan AS yang kuat akan membantu mendukung permintaan.

Georgieva mengatakan stabilitas harga penting untuk melindungi pendapatan AS dan mempertahankan pertumbuhan, tetapi mungkin ada beberapa rasa sakit bagi konsumen dalam mencapainya.

Menurunkan inflasi

Dia mengatakan diskusinya dengan Menteri Keuangan AS Janet Yellen dan Ketua Fed Jerome Powell tidak diragukan lagi tentang komitmen mereka untuk menurunkan inflasi. Inflasi AS menurut ukuran pilihan Fed berjalan lebih dari tiga kali lipat target 2,0 persen bank sentral AS.

Georgieva mengatakan tanggung jawab untuk memulihkan inflasi yang rendah dan stabil berada di tangan The Fed, dan bahwa dana tersebut memandang keinginan bank sentral AS untuk segera menaikkan suku bunga acuan ke level 3,5-4,0 persen sebagai kebijakan yang tepat untuk menurunkan inflasi. 

Suku bunga kebijakan Fed saat ini berkisar antara 1,50 persen hingga 1,75 persen. "Kami percaya jalur kebijakan ini akan menciptakan pengetatan di awal kondisi keuangan yang akan dengan cepat membawa inflasi kembali ke target. Kami juga mendukung keputusan Fed untuk mengurangi neraca," pungkasnya.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id