IMF dan Bank Dunia Harus Pastikan Distribusi Vaksin Adil dan Efisien

    Ade Hapsari Lestarini - 10 April 2021 22:02 WIB
    IMF dan Bank Dunia Harus Pastikan Distribusi Vaksin Adil dan Efisien
    Presiden Bank Dunia David Malpass. Foto: AFP.



    Washington: Dana Moneter Internasional (IMF) dan Grup Bank Dunia harus bekerja sama erat untuk mengatasi dampak pandemi covid-19. Serta memastikan distribusi vaksin yang adil dan efisien di semua negara.

    "Pengiriman tepat waktu vaksin yang aman dan efektif di semua negara sangat penting untuk mengakhiri pandemi, terutama saat varian baru muncul," kata Komite Kementerian Gabungan Bank Dunia dan IMF, dilansir dari Xinhua, Sabtu, 10 April 2021.






    "Negara berkembang perlu memperkuat kesiapan mereka untuk kampanye vaksinasi dan mengembangkan strategi terkoordinasi dalam menjangkau populasi yang rentan," kata komunike itu.

    Komite tersebut menyambut baik kemitraan Bank Dunia dengan lembaga internasional, serta produsen swasta untuk membantu memastikan bahwa negara-negara berkembang memiliki akses yang cepat, transparan, terjangkau, dan adil terhadap vaksin.

    "Pandemi telah memicu konsekuensi yang luas, dan kita harus memperkuat kesiapsiagaan global menghadapi pandemi di masa depan. Pada saat yang sama membuat kemajuan dalam membangun sistem kesehatan yang kuat dengan cakupan universal," kata komunike itu.

    Komite tersebut juga mendesak Bank Dunia dan IMF untuk membantu negara-negara merancang dan melaksanakan kebijakan untuk mengatasi akar penyebab utang yang berlebihan dan tidak berkelanjutan.

    "Kami meminta Bank Dunia dan IMF untuk mengidentifikasi pelajaran yang didapat dan terus bekerja sama dengan organisasi lain dan pembuat kebijakan untuk mengatasi tantangan utang yang dihadapi negara-negara berpenghasilan menengah, berdasarkan kasus per kasus," kata komite.

    Presiden Grup Bank Dunia David Malpass mengatakan pada pertemuan tersebut bahwa Komite Pembangunan memainkan peran penting dan unik dalam arsitektur kerja sama internasional.

    "Ini adalah satu-satunya forum di mana pemerintah negara maju dan negara berkembang, negara kreditur dan negara peminjam, berkumpul dengan fokus utama pembangunan dan kebutuhan sumber daya untuk negara berkembang," kata Malpass.

    Malpass juga mengatakan bahwa tahun lalu telah memperjelas tantangan dan kebutuhan yang mengejutkan, mencatat arsitektur keuangan internasional saat ini sangat condong ke negara-negara kaya dan kreditur.

    "Sangat penting bahwa semua suara didengar. Saya mendorong kita semua mempertimbangkan bagaimana kita dapat memulihkan pertumbuhan di negara berkembang dan membantu membalikkan ketimpangan yang tumbuh, dalam hal akses ke vaksinasi, utang yang tidak berkelanjutan, dan dampak iklim yang merugikan," pungkasnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id