comscore

Gara-gara Embargo Eropa ke Rusia, Harga Minyak Dunia Melejit

Antara - 28 Mei 2022 08:53 WIB
Gara-gara Embargo Eropa ke Rusia, Harga Minyak Dunia Melejit
Ilustrasi eksplorasi minyak mentah dunia - - Foto: dok AFP
Houston: Harga minyak menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), menutup minggu ini dengan kenaikan menjelang liburan akhir pekan Memorial Day AS, awal musim permintaan puncak AS dan karena negara-negara Eropa bernegosiasi mengenai apakah akan memberlakukan larangan langsung pada minyak mentah Rusia.
 
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli terangkat USD2,03 atau 1,7 persen menjadi USD119,43 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS bertambah 98 sen atau 0,9 persen menjadi USD115,07 per barel. Untuk minggu ini, Brent naik 6,0 persen, sementara WTI naik 1,5 persen.
 
Harga minyak mendapat dukungan dari permintaan bahan bakar yang kuat di seluruh dunia, dengan bensin dan minyak pemanas berjangka melampaui minyak mentah tahun ini.
 
"Permintaan kuat dengan produk-produk memimpin, terutama bensin yang menyeret minyak mentah naik," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, Sabtu, 28 Mei 2022.
 
"Musim mengemudi AS dan permintaan perjalanan yang kuat akan membantu (harga). Dengan pertumbuhan pasokan yang tertinggal dari pertumbuhan permintaan, pasar minyak kemungkinan akan tetap kekurangan pasokan. Oleh karena itu, kami tetap positif dalam pandangan kami untuk harga minyak mentah," kata analis UBS, Giovanni Staunovo.
 
Negara-negara Uni Eropa sedang merundingkan kesepakatan mengenai sanksi minyak Rusia yang akan mengembargo pengiriman tetapi menunda sanksi atas minyak yang dikirim melalui pipa untuk memenangkan Hungaria dan negara-negara anggota yang terkurung daratan lainnya.
 
Penolakan Hungaria terhadap sanksi minyak dan keengganan negara lain telah menghambat penerapan paket keenam sanksi oleh 27 anggota Uni Eropa terhadap Rusia setelah invasinya ke Ukraina.
 
Utusan pemerintah Uni Eropa dapat mencapai kesepakatan di Brussels pada Minggu, 29 Mei 2022, tepat waktu bagi para pemimpin untuk mendukungnya pada pertemuan puncak 30-31 Mei mereka.
 
Sementara itu, pasukan Iran menangkap dua kapal tanker minyak Yunani pada Jumat, 27 Mei 2022, di Teluk Persia, yang juga telah membuat investor waspada akan kekurangan pasokan di akhir pekan.
 
"Kami melihat asumsi permintaan minyak dan gas mungkin lebih kuat karena pasar saham menunjukkan kekhawatiran resesi mungkin berlebihan," jelas analis Price Futures Group Phil Flynn.
 
Namun demikian, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada Kanselir Austria Karl Nehammer, Moskow akan memenuhi komitmen pengiriman gas alamnya.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id