Para Menteri Luar Negeri G7 Bertemu di Inggris, Bahas Apa?

    Angga Bratadharma - 04 Mei 2021 09:45 WIB
    Para Menteri Luar Negeri G7 Bertemu di Inggris, Bahas Apa?
    Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara selama pertemuan virtual para pemimpin Kelompok Tujuh di Downing Street di London, Inggris. FOTO: Andrew Parsons/Xinhua



    London: Para menteri luar negeri dan pembangunan Kelompok Tujuh (G7) berkumpul di London untuk pertama kalinya dalam dua tahun. Pertemuan itu dilakukan untuk membahas masalah-masalah seperti pemulihan ekonomi setelah pandemi covid-19 dan perubahan iklim.

    Mengutip pernyataan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Inggris, Selasa, 4 Mei 2021, diungkapkan negara-negara G7 akan membahas target global baru untuk memasukkan 40 juta lebih anak perempuan ke sekolah dan 20 juta lebih anak perempuan yang membaca pada usia 10 tahun dalam lima tahun ke depan.






    Pertemuan yang berlangsung hingga Rabu waktu setempat itu juga akan melihat komitmen para menteri untuk menginvestasikan USD15 miliar dalam pembiayaan pembangunan selama dua tahun ke depan untuk membantu perempuan di negara berkembang mengakses pekerjaan, membangun bisnis, dan menanggapi dampak ekonomi dari covid-19.

    Badan amal menyambut baik janji itu tetapi mengatakan mereka bertentangan dengan keputusan Inggris untuk memotong pengeluaran bantuan luar negerinya. Pemerintah Inggris mengumumkan tahun lalu akan memotong belanja bantuan dari 0,7 persen dari pendapatan nasional menjadi 0,5 persen -pengurangan lebih dari empat miliar pound (sekitar USD5,5 miliar).

    "Kami tahu realitas pemotongan bantuan ini. Dukungan yang mengubah hidup dan menyelamatkan hidup ditarik dari keluarga di tengah pandemi dari sekolah, obat-obatan, dan makanan. Saya hanya tidak mengerti bagaimana kepemimpinan global pada saat Inggris menjadi tuan rumah puncak G7," kata Gwen Hines dari Save the Children, dilansir dari Xinhua.

    Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. Keduanya diharapkan untuk membahas penarikan pasukan dari Afghanistan, kesepakatan perdagangan pasca-Brexit dan program nuklir Iran, di antara masalah-masalah lainnya, menurut Sky News.

    Inggris memegang jabatan presiden bergilir dari kelompok G7, yang juga mencakup Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Kanada, Jepang, dan Italia. Pertemuan pekan ini juga akan dihadiri perwakilan dari Uni Eropa, India, Australia, Korea Selatan dan Afrika Selatan.

    KTT G7 akan diadakan di Cornwall, sebuah resor tepi laut di barat daya Inggris, pada 11-13 Juni. Selama pertemuan virtual mereka di Februari, para pemimpin G7 berjanji untuk bekerja sama dengan Kelompok 20 (G20) dan lembaga internasional lainnya dalam berbagai masalah global termasuk memerangi pandemi dan perubahan iklim.

    Para pemimpin telah menegaskan kembali bahwa ini akan menjadi prioritas pada KTT G7 mendatang di Inggris pada Juni.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id