Dolar AS Pamer Kekuatan

    Angga Bratadharma - 30 Oktober 2020 09:01 WIB
    Dolar AS Pamer Kekuatan
    Ilustrasi. FOTO: OSCAR SIAGIAN/AFP
    New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), di tengah melemahnya euro. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,58 persen menjadi 93,9493.

    Mengutip Xinhua, Jumat, 30 Oktober 2020, euro melemah karena peningkatan tajam infeksi virus korona selama beberapa hari terakhir menyebabkan kekhawatiran tentang penguncian baru di sejumlah negara Eropa. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1671 dari USD1,1752 pada sesi sebelumnya.

    Poundsterling Inggris turun menjadi USD1,2927 dari USD1,2991 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7026 dari USD0,7059. Dolar AS dibeli 104,66 yen Jepang, lebih tinggi dari 104,33 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9158 franc Swiss dari 0,9100 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3324 dolar Kanada dari 1,3296 dolar Kanada.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), memulihkan beberapa kerugian besar yang mereka derita di sesi sebelumnya. Meski demikian, kenaikan kasus covid-19 masih mengintai dan tetap berpeluang menekan pasar saham.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 139,16 poin atau 0,52 persen menjadi 26.659,11. Sedangkan S&P 500 naik 39,08 poin atau 1,19 persen menjadi 3.310,11. Indeks Komposit Nasdaq naik 180,72 poin atau 1,64 persen menjadi 11.185,59.

    Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan sektor energi ditutup naik sebanyak 3,2 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor perawatan kesehatan turun sebanyak 0,71 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan sembilan dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis. Sedangkan bursa Wall Street terus meneliti beberapa data ekonomi.

    Departemen Perdagangan AS melaporkan aktivitas ekonomi AS pada kuartal ketiga tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 33,1 persen setelah kontraksi tajam pada kuartal sebelumnya. Angka tersebut melebihi perkiraan di angka 32 persen dari ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id