comscore

Mega Proyek Bandar Malaysia Tak Dilanjutkan

Arif Wicaksono - 15 Juli 2021 17:38 WIB
Mega Proyek Bandar Malaysia Tak Dilanjutkan
Malaysia. Foto : AFP.
Kuala Lumpur: Mega proyek di dekat ibu kota Malaysia yang melibatkan pemerintah, pengembang Iskandar Waterfront Holdings (IWH), dan mitra Tiongkok tidak akan dilanjutkan.

Perjanjian akuisisi sebesar 7,41 miliar ringgit Malaysia (USD1,77 miliar) untuk 60 persen saham di proyek komersial campuran Bandar Malaysia oleh IWH dan mitranya China Railway Engineering Corp (CREC) berakhir pada 6 Mei setelah gagal memenuhi persyaratan. Demikian dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 15 Juli 2021.
Padahal, tadinya Bandar Malaysia akan menjadi tempat terminal untuk jalur kereta api berkecepatan tinggi antara Kuala Lumpur dan Singapura. Proyek itu batal sampai saat ini.

Proyek yang dimiliki oleh TRX City, anak perusahaan Kementerian Keuangan Malaysia, ini awalnya diumumkan pada 2011, dibatalkan pada 2017 dan diaktifkan kembali pada April 2019. Pernyataan itu mengatakan para pihak telah bekerja untuk menemukan solusi bagi kedua belah pihak.

"Meskipun ada upaya seperti itu, hingga saat ini, para pihak belum dapat saling menyepakati persyaratan perpanjangan," katanya.

Sebelumnya IWH-CREC, pengembang dalam usaha patungan, telah membayar deposit 1,24 miliar ringgit Malaysia dan uang muka kepada pemerintah tahun lalu untuk mengerjakan proyek di Bandar Malaysia. Lampu hijau itu mendorong IWH untuk merencanakan listing di paruh pertama 2021 untuk mengumpulkan setidaknya 5 miliar ringgit Malaysia.

TRX City mengatakan tetap berkomitmen untuk proyek tersebut. Mereka mengatakan bahwa setiap rencana bisnis dan komersialisasi di masa depan akan mempertimbangkan kondisi pasar dan agenda sosial ekonomi nasional.

"China Railway Group akan terus bekerja sama dengan TRX City dalam setiap kerja sama di masa depan di negara itu," kata pernyataan itu.

Proyek Bandar Malaysia pada awalnya merupakan kesepakatan yang dibuat oleh mantan Perdana Menteri Najib Razak untuk meringankan beban utang negara yang dilanda skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).


(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id