Berita Vaksin Covid-19 Gerus Pesona Emas Dunia

    Angga Bratadharma - 19 November 2020 07:45 WIB
    Berita Vaksin Covid-19 Gerus Pesona Emas Dunia
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Pelemahan terjadi karena investor bereaksi terhadap berita vaksin yang diklaim ampuh menekan penyebaran covid-19.

    Mengutip Xinhua, Kamis, 19 November 2020, kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember turun USD11,2 atau 0,59 persen menjadi USD1.873,9 per ons. Pfizer mengumumkan akan meminta persetujuan peraturan dalam beberapa hari untuk vaksin covid-19 yang mereka klaim 95 persen efektif.

    Berita vaksin positif mendorong indeks pasar saham di seluruh dunia yang pada gilirannya mengurangi minat investor terhadap emas. Namun demikian, emas mendapatkan beberapa dukungan karena indeks dolar AS jatuh. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pembangunan rumah baru AS meningkat 4,9 persen menjadi 1,53 juta pada Oktober.

    Analis pasar berpendapat bahwa vaksin covid-19 tidak mungkin menjangkau banyak orang dalam waktu singkat di Amerika Serikat. Mungkin ada lebih banyak kesulitan ekonomi di depan mata, khususnya untuk bisnis yang sudah terpukul oleh gelombang pertama penguncian covid-19.

    Perak untuk pengiriman Desember turun 20,3 sen atau 0,82 persen menjadi USD24,448 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari naik USD13,8 atau 1,47 persen menjadi USD950,9 per ons.

    Di sisi lain, indeks saham utama Wall Street tumbang pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Tekanan terjadi karena investor cemas dengan kekhawatiran atas melonjaknya kasus infeksi covid-19 di Amerika Serikat.

    Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 344,93 poin atau 1,16 persen menjadi 29.438,42. S&P 500 turun 41,74 poin atau 1,16 persen menjadi 3.567,79. Indeks Komposit Nasdaq turun 97,74 poin atau 0,82 persen menjadi 11.801,60.

    Semua 11 sektor utama S&P 500 mundur, dengan sektor energi ditutup turun 2,88 persen, memimpin penurunan. Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan delapan dari 10 saham teratas menurut bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.

    Pergerakan pasar yang negatif terjadi ketika kasus virus korona baru terus meningkat di Amerika Serikat. Pejabat Kota New York mengatakan sistem sekolah umum akan ditutup dalam upaya untuk menahan meningkatnya kasus penyebaran covid-19.

    Menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins Amerika Serikat telah melaporkan lebih dari 11,4 juta kasus secara total dengan lebih dari 250 ribu kematian pada Rabu sore. Investor juga mengikuti dengan cermat berita tentang vaksin potensial untuk menghentikan covid-19.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id