2030, Tingkat Pengangguran AS Diprediksi di Level 4,4%

    Angga Bratadharma - 03 Juli 2020 14:04 WIB
    2030, Tingkat Pengangguran AS Diprediksi di Level 4,4%
    Foto: AFP.
    Washington: Kantor Anggaran Kongres atau Congressional Budget Office (CBO) memperkirakan tingkat pengangguran Amerika Serikat (AS) pada kuartal keempat 2030 berpeluang di posisi 4,4 persen. Namun, angka itu masih di atas tingkat pengangguran yang pernah di catat AS yakni di level 3,5 persen sebelum wabah covid-19.

    Mengutip Xinhua, Jumat, 3 Juli 2020, dalam laporan prospek ekonomi 10 tahun, CBO memproyeksikan tingkat pengangguran turun menjadi 10,5 persen pada kuartal keempat tahun ini. Kemudian menjadi 7,6 persen pada kuartal keempat di 2021.

    Meskipun terus menurun, tingkat pengangguran AS masih bisa mencapai angka 4,4 persen pada kuartal keempat 2030, menunjukkan masih ada efek negatif dari pandemi covid-19 terhadap pasar tenaga kerja AS selama dekade berikutnya.

    Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pengusaha AS menambahkan 4,8 juta pekerjaan pada Juni, mendorong tingkat pengangguran di AS turun menjadi 11,1 persen. Penurunan tingkat pengangguran itu pada akhirnya membuat bursa saham AS pada perdagangan kamis waktu setempat (Jumat WIB) menghijau.

    Menurut proyeksi CBO, Produk Domestik Bruto (PDB) AS akan menyusut 5,9 persen pada basis kuartal keempat hingga kuartal keempat di tahun ini. Lalu pada 2021, ekonomi AS akan tumbuh sebesar 4,8 persen.

    Beberapa negara bagian AS, kebanyakan di selatan dan barat, baru-baru ini melihat peningkatan dalam kasus covid-19, mendorong beberapa dari mereka untuk mundur atau menghentikan rencana pembukaan aktivitas ekonomi kembali. Texas, misalnya, mengumumkan minggu lalu bahwa mereka akan menutup bar dan mengurangi hunian restoran.

    Para ekonom telah memperingatkan bahwa kebangkitan kasus covid-19 di seluruh Amerika Serikat mengancam akan menggagalkan pemulihan ekonomi yang mulai terjadi.

    "Pemantulan ekonomi di kuartal ketiga dalam pertumbuhan PDB riil, yang kami perkirakan hampir 20 persen secara tahunan (setelah penurunan lebih dari 30 persen tahunan di kuartal kedua), dalam bahaya," kata Kepala Ekonom Moody's Analytics Mark Zandi.

    Kepala Ekonom Grant Thornton Diane Swonk, sebuah perusahaan akuntansi besar, menulis dalam sebuah catatan bahwa musim panas ini akan menjadi perjuangan untuk pemulihan dalam pekerjaan, menyerukan Kongres AS untuk memberikan perpanjangan pada asuransi pengangguran dan menggelar bantuan tambahan.

    "Kita perlu mempersiapkan apa yang kita ketahui," pungkas Swonk.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id