Emas Dunia Pamer Kemilau Usai Oversold

    Angga Bratadharma - 11 November 2020 07:40 WIB
    Emas Dunia Pamer Kemilau Usai <i>Oversold</i>
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange bangkit kembali pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), setelah mencapai keadaan oversold. Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik USD22 atau 1,19 persen menjadi USD1.876,4 per ons.

    Mengutip Xinhua, Rabu, 11 November 2020, emas membukukan penurunan harian terdalam dalam tujuh tahun pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), membuat investor percaya kondisi itu adalah oversold. Emas mendapat dukungan tambahan karena sinyal permintaan dari India dan Tiongkok telah membaik.

    Analis pasar berpendapat bahwa elemen pendukung emas selama beberapa minggu dan bulan terakhir masih ada. Bank sentral di seluruh dunia masih akan dipaksa untuk mengadopsi langkah-langkah stimulus, dan pandemi covid-19 belum berakhir.

    Perak untuk pengiriman Desember naik 76,1 sen atau 3,21 persen menjadi USD24,462 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari naik sebanyak USD25,3 atau 2,92 persen menjadi USD892,7 per ons.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena para pedagang melakukan aksi jual di saham teknologi. Namun, bursa Wall Street masih mendapat sentimen positif dari kemenangan Joe Biden dan ditemukannya vaksin covid-19.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 262,95 poin atau 0,90 persen menjadi 29.420,92. Sedangkan S&P 500 turun 4,97 poin atau 0,14 persen menjadi 3.545,53. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 159,93 poin atau 1,37 persen menjadi 11.553,86.

    Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor energi naik 2,52 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan saham teknologi melemah sebanyak 1,94 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.

    Pergerakan pasar yang berbeda terjadi setelah produsen obat Amerika, Pfizer, dan perusahaan farmasi Jerman, BioNTech, mengumumkan analisis data yang menunjukkan kandidat vaksin covid-19 mereka lebih dari 90 persen efektif dalam mencegah covid-19.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id