Emas Dunia Ambil Alih 'Panggung' Usai Dolar AS Jatuh

    Angga Bratadharma - 10 Oktober 2020 08:01 WIB
    Emas Dunia Ambil Alih 'Panggung' Usai Dolar AS Jatuh
    Ilustrasi. FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG
    Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) jatuh. Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik USD31,1 atau 1,64 persen menjadi USD1.926,2 per ons.

    Mengutip Xinhua, Sabtu, 10 Oktober 2020, perak untuk pengiriman Desember naik sebanyak USD1,232 atau 5,16 persen menjadi USD25,108 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari naik USD30,3 atau 3,51 persen menjadi USD894,3 per ons.

    Emas juga mendapat dukungan karena pembicaraan stimulus di Washington DC dilanjutkan setelah ditangguhkan sebentar. Kebingungan tentang kesepakatan stimulus covid-19 di antara para legislator AS telah membuat khawatir investor dan mendorong banyak orang ke logam mulia sebagai aset safe haven.

    Lebih lanjut, analis pasar mencatat bahwa ada beberapa ketegangan tenaga kerja di tambang emas di Chili yang dapat mengakibatkan gangguan potensial terhadap pasokan emas, yang selanjutnya mendukung harga emas.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Penguatan bursa Wall Street terjadi lantaran didorong oleh katalis positif berupa berlanjutnya pembahasan mengenai stimulus covid-19 yang sempat dihentikan.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 161,39 poin atau 0,57 persen menjadi 28.586,90. Sedangkan S&P 500 naik 30,30 poin atau 0,88 persen menjadi 3.477,13. Kemudian indeks Komposit Nasdaq naik 158,96 poin atau 1,39 persen menjadi 11.579,94.

    Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 menguat dengan sektor teknologi naik 1,54 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor energi tergelincir sebanyak 1,58 persen, kelompok dengan kinerja terburuk. Sedangkan Menkeu AS Steven Mnuchin dan Ketua DPR Nancy Pelosi melanjutkan pembicaraan seputar stimulus terkait bantuan virus korona.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan tujuh dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id