Operator Maskapai Jepang Ana Holdings akan Pangkas 3.500 Pekerja dalam Tiga Tahun ke depan

    Arif Wicaksono - 25 Oktober 2020 16:43 WIB
    Operator Maskapai Jepang Ana Holdings akan Pangkas 3.500 Pekerja dalam Tiga Tahun ke depan
    ANA Holdings. Foto ; AFP.
    Tokyo: ANA Holdings berencana memangkas sekitar 3.500 pekerja dalam tiga tahun ke depan. Operator maskapai penerbangan terbesar di Jepang itu siap menghadapi kerugian tahunan terbesar yang pernah terjadi karena penurunan permintaan akibat pandemi virus korona.

    Dikutip dari Channel News Asia, Minggu, 25 Oktober 2020, memangkas pekerjaan ini adalah bagian dari rencana restrukturisasi bisnis ANA yang lebih luas. Hal ini dilakukan untuk memotong biaya tetap dalam mengantisipasi penurunan berkepanjangan dalam industri pesawat terbang.

    ANA, yang memiliki 43.500 tenaga kerja pada tahun lalu, berencana mencapai target pengurangan pekerjaan pada tahun yang berakhir Maret 2023 melalui program penempatan dan pembekuan perekrutan.

    Sebagai langkah jangka pendek, ANA sedang mempertimbangkan untuk mengirimkan sebagian tenaga kerjanya ke beberapa perusahaan lain termasuk Toyota Motor dan menjual 30 pesawat berbadan lebar yang mahal.

    Diperkirakan menderita kerugian bersih sekitar 500 miliar yen (USD4,8 miliar) untuk tahun fiskal ini hingga Maret. ANA telah menghasilkan miliaran dolar dalam bentuk pinjaman dan kampanye pariwisata pemerintah untuk mengatasi kemerosotan permintaan perjalanan udara.

    Secara terpisah, harian bisnis Nikkei melaporkan bahwa saingan lokal ANA, Japan Airlines (JAL), diperkirakan akan melaporkan kerugian operasional sekitar 85 miliar yen untuk kuartal Juli hingga September.

    "JAL terperosok di zona merah karena lalu lintas penumpang pada penerbangan internasional anjlok 97 persen pada kuartal tersebut," kata Nikkei.

    Merefleksikan hambatan besar dalam industri, maskapai penerbangan domestik Star Flyer sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan ekuitas swasta Jepang Advantage Partners dan lainnya untuk mengumpulkan sekitar 10 miliar yen modal melalui penerbitan obligasi baru. ANA adalah pemegang saham terbesar di Star Flyer dengan 18 persen saham.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id