Kemilau Emas Dunia Diredupkan Dolar AS

    Antara - 08 September 2020 07:42 WIB
    Kemilau Emas Dunia Diredupkan Dolar AS
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    London: Emas melemah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), tertekan penguatan dolar AS. Namun ketidakpastian ekonomi membatasi kerugian lebih lanjut logam mulia ketika para investor menunggu perkembangan dari bank-bank sentral utama global.

    Mengutip Antara, Selasa, 8 September 2020, harga emas spot merosot 0,2 persen menjadi USD1.928,82 per ons pada pukul 14.01 waktu setempat (18.01 GMT). Sementara emas berjangka AS sedikit berubah pada USD1.933,60 karena pasar-pasar AS ditutup untuk liburan Hari Buruh.

    "Dolar yang lebih tinggi membebani emas, sementara ketidakpastian jangka panjang masih bertahan di pasar membuat harga turun," kata Analis Julius Baer Carsten Menke, yang berbasis di Swiss.

    Menke mengatakan emas kemungkinan akan diperdagangkan bergerak menyamping karena kekhawatiran resesi telah diperkirakan dan investor sekarang menunggu untuk melihat apa yang terjadi selanjutnya dalam hal kebijakan bank-bank sentral.

    Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,3 persen, membuat emas lebih mahal bagi mereka yang memegang mata uang lain.

    Bank-bank sentral global telah memangkas suku bunga untuk mengatasi krisis virus korona, dengan emas naik lebih dari 27 persen tahun ini karena suku bunga yang lebih rendah mengurangi potensi kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil. Investor sekarang fokus pada keputusan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB).

    "Kami tidak akan terkejut melihat emas memantul dari ujung bawah koridor ini dan naik lebih tinggi selama beberapa minggu ke depan, tetapi penurunan di bawah USD1.900 tidak dapat dikesampingkan jika ada kemungkinan ekspektasi data ekonomi yang lebih kuat dari AS," kata Analis Commerzbank Eugen Weinberg.

    Sementara itu, kasus virus korona di konsumen emas batangan terbesar kedua di dunia, India, naik di atas Brasil menjadi posisi kedua di belakang Amerika Serikat.

    "Impor emas India bulan lalu bagus dan pergerakan harga baru-baru ini tidak begitu banyak diprakarsai dan didukung oleh permintaan fisik untuk batangan dan koin emas tetapi oleh exchange-traded funds," kata Weinberg

    Sementara itu, perak naik sebanyak 0,5 persen menjadi USD27 per ons. Sementara platinum melonjak sebanyak 1,5 persen menjadi USD908,26 dan paladium turun tipis 0,1 persen menjadi USD2.295,13.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id