comscore

Wall Street Pulih, Dow Jones Melonjak 516 Poin

Antara - 27 Mei 2022 06:53 WIB
Wall Street Pulih, Dow Jones Melonjak 516 Poin
Ilustrasi papan penunjuk arah Wall Street - - Foto: dok AFP
New York: Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street naik tajam pada pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), imbas optimisme perolehan laba perusahaan ritel yang menghapus kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed.

Mengutip Antara, Jumat, 27 Mei 2022, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 516,91 poin atau 1,61 persen, menjadi menetap di 32.637,19 poin.
Indeks S&P 500 bertambah 79,11 poin atau 1,99 persen, menjadi berakhir di 4.057,84 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 305,91 poin atau 2,68 persen, menjadi ditutup di 11.740,65 poin.

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor konsumen non-primer dan teknologi masing-masing terdongkrak 4,78 persen dan 2,45 persen, melampaui sisanya. Sementara itu, sektor real estate tergelincir 0,1 persen, satu-satunya kelompok yang menurun.

Ketiga indeks saham utama AS membukukan kenaikan yang solid, dengan saham konsumen non-primer yang sensitif secara ekonomi dan saham microchip mengalahkan pasar yang lebih luas.

Nasdaq yang sarat teknologi melonjak paling tinggi, mencatat kenaikan 2,7 persen didukung oleh keuntungan dari Apple Inc, Tesla Inc dan Amazon.com Inc. Saham Twitter Inc melonjak 6,4 persen di tengah tuntutan terhadap miliarder Elon Musk yang menunda keterbukaan sahamnya di perusahaan tersebut.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 11,43 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 13,22 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

"Dengan laba kuartal pertama yang pada dasarnya berakhir dan masuk lebih baik dari yang diharapkan, dikombinasikan dengan The Fed yang menunjukkan bahwa mereka akan menjadi paling depan memuat kebijakan pengetatan suku bunga dan menyiratkan itu mungkin berhenti nanti di musim gugur, semua itu telah memberi investor alasan untuk merasa optimis," kata kepala strategi investasi Sam Stovall di CFRA Research di New York.

Operator department store Macy's Inc melonjak 19,3 persen setelah menaikkan perkiraan laba tahunannya. Rantai diskon Dollar General Corp dan Dollar Tree masing-masing melambung 13,7 persen dan 21,9 persen, menyusul kenaikan perkiraan penjualan tahunan mereka. Ini menunjukkan konsumen berbelanja barang-barang yang lebih murah di tengah inflasi yang tinggi selama beberapa dekade.

Sementara itu, risalah pertemuan terbaru Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menenangkan kekhawatiran bahwa bank sentral AS dapat berubah lebih hawkish. "Jika The Fed terlalu agresif, mereka akan menghentikan inflasi tetapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi," kata Stovall.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id