Bursa Saham Inggris Turun 0,36%

    Angga Bratadharma - 14 November 2020 08:30 WIB
    Bursa Saham Inggris Turun 0,36%
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    London: Bursa saham Inggris turun pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), di tengah lonjakan kasus infeksi covid-19 di beberapa negara besar di dunia termasuk di Inggris. Kondisi itu membuat indeks acuan FTSE 100 turun 0,36 persen atau 22,55 poin menjadi 6.316,39.

    Mengutip Xinhua, Sabtu, 14 November 2020, M&G, perusahaan manajer investasi internasional, melonjak 4,77 persen, berkinerja terbaik di saham unggulan. Kemudian Legal & General Group dan Rolls-Royce Holdings masing-masing naik 4,19 persen dan 4,11 persen.

    Halma, perusahaan teknologi yang membuat produk untuk deteksi bahaya dan perlindungan jiwa, menjadi berkinerja terburuk di saham unggulan, dengan sahamnya merugi 3,91 persen. Experian, perusahaan pelaporan kredit konsumen multinasional yang berdomisili di Irlandia, turun 3,25 persen.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Meski menguat, namun para investor terus mencermati perkembangan kenaikan kasus infeksi covid-19 yang kembali melonjak tajam karena berpeluang berdampak terhadap ekonomi.

    Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 399,64 poin atau 1,37 persen menjadi 29.479,81. Sedangkan S&P 500 meningkat 48,14 poin atau 1,36 persen menjadi 3.585,15. Indeks Komposit Nasdaq naik 119,70 poin atau 1,02 persen menjadi 11.829,29.

    Semua 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan sektor energi dan real estat ditutup masing-masing 3,81 persen dan 2,28 persen, memimpin kenaikan.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan delapan dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    Pedagang terus mempertimbangkan dampak ekonomi dari melonjaknya infeksi covid-19 di Amerika Serikat. Menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins AS telah melaporkan kira-kira 10,7 juta kasus secara total dengan jumlah kematian akibat penyakit itu melebihi 243 ribu pada Jumat sore.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id