comscore

G7 Berencana Luncurkan Klub Iklim untuk Cegah Pemanasan Global

Angga Bratadharma - 30 Juni 2022 10:02 WIB
G7 Berencana Luncurkan Klub Iklim untuk Cegah Pemanasan Global
KTT G7 di Schloss Elmau, Jerman. FOTO: Ludovic MARIN/POOL/AFP
Schloss Elmau: Para pemimpin G7 akan menciptakan klub iklim pada akhir tahun untuk memungkinkan negara-negara yang bersedia berkoordinasi dan mempercepat upaya mengatasi pemanasan global. Klub akan terbuka bagi negara-negara yang berkomitmen pada tujuan kesepakatan Paris untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celcius.

Selain itu, berkomitmen mencapai netralitas karbon pada 2050. Pembentukan klub disepakati di akhir pertemuan puncak tiga hari G7 di Pegunungan Alpen Bavaria. Kanselir Jerman dan tuan rumah KTT Olaf Scholz, yang mempelopori proposal tersebut, mengatakan akan memungkinkan negara-negara mempercepat aksi iklim sambil menghindari kerugian kompetitif.
"Kami setuju, kami membutuhkan lebih banyak ambisi untuk mencapai tujuan iklim kami. Ketika negara-negara mengembangkan strategi nasional untuk mendekarbonisasi ekonomi mereka, kami ingin memastikan kami tidak bekerja melawan satu sama lain dan mengisolasi diri kami satu sama lain," kata Scholz, dilansir dari The Business Times, Kamis, 30 Juni 2022.
Baca: Pedagang Sebut PMK Tak Pengaruhi Penjualan Hewan Kurban

Ini dapat dicapai oleh anggota klub yang menyetujui standar penetapan harga karbon umum atau standar seragam tentang apa yang merupakan hidrogen hijau. "Klub akan memiliki fokus khusus pada sektor industri, dengan demikian mengatasi risiko kebocoran karbon untuk barang-barang intensif emisi, sambil mematuhi aturan internasional," kata G7.

Namun para pencinta lingkungan telah mengkritik klub tersebut sebagai rincian yang tidak jelas dan tidak perlu, dengan mengatakan bahwa sudah ada cukup banyak platform internasional untuk kerja sama iklim.

"Tanpa komitmen tegas untuk menetapkan harga karbon minimum atau menjatuhkan sanksi kepada anggota yang tidak patuh, proyek kesayangan Scholz berisiko menjadi hanya klub lain," kata Direktur Eksekutif Greenpeace Jerman Martin Kaiser.

Anggota G7 Amerika Serikat dan Jepang tidak memiliki rencana untuk memperkenalkan harga karbon nasional. Sedangkan Scholz mengakui beberapa negara memiliki perspektif berbeda tentang tarif karbon tetapi mengatakan ada cara berbeda untuk mencapai tujuan ambisius yang sama.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id