comscore

Fed: Dunia Bergerak Cepat Menuju Penggunaan Pembayaran Digital

Antara - 27 Mei 2022 13:04 WIB
Fed: Dunia Bergerak Cepat Menuju Penggunaan Pembayaran Digital
Gedung The Fed. FOTO: Xinhua/Liu Jie
Washington: Wakil Ketua Federal Reserve (Fed) Lael Brainard mengatakan dunia bergerak cepat menuju peningkatan penggunaan pembayaran digital. Sedangkan versi digital resmi dari dolar AS dapat membantu menjaga dominasi globalnya ketika negara-negara lain mengeluarkannya sendiri.

"Saya tidak berpikir kita harus menerima status global dolar begitu saja dan di dunia di mana yurisdiksi utama lainnya beralih ke penerbitan mata uang digital mereka sendiri, penting untuk memikirkan apakah Amerika Serikat akan terus memiliki jenis dominasi yang sama tanpa juga mengeluarkannya," kata Lael Brainaard, dilansir dari Antara, Jumat, 27 Mei 2022.
Pembuat kebijakan Fed tetap terpecah tentang perlunya mata uang digital bank sentral (CBDC) dan baru saja menyelesaikan periode konsultasi publik empat bulan untuk meminta umpan balik tentang gagasan tersebut.

Brainard telah muncul sebagai pendukung gagasan tersebut, sementara beberapa pembuat kebijakan Fed lainnya, termasuk Gubernur Fed Christopher Waller, lebih skeptis dan menunjukkan bahwa banyak transaksi dolar sudah digital dan juga telah mengangkat masalah privasi.

The Fed secara keseluruhan telah mengindikasikan tidak akan meluncurkannya (dolar digital) tanpa dukungan yang jelas dari Gedung Putih dan anggota parlemen.

Dia menegaskan tidak ada keputusan yang dibuat, dan mengakui risiko kedua belah pihak, tetapi mencatat bahwa di dunia yang digitalisasi dengan cepat menciptakan mata uang digital dapat membantu memastikan stabilitas sistem keuangan karena aset kripto dan mata uang digital yang dikembangkan oleh negara lain menjadi semakin populer.

"Kami menyadari ada risiko tidak bertindak, sama seperti ada risiko bertindak," kata Brainard selama dengar pendapat tentang masalah ini di hadapan Komite Jasa Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat AS.

Risiko uang kripto dan stablecoin yang diatur secara longgar, yang nilainya meledak selama pandemi covid-19, telah menjadi fokus tajam dengan pasar kripto merosot tajam bulan ini setelah jatuhnya terraUSD stablecoin utama. Uang kripto terkemuka bitcoin telah turun lebih dari 50 persen sejak November.

"Peristiwa ini menggarisbawahi perlunya pagar pembatas peraturan yang jelas untuk memberikan perlindungan konsumen dan investor, melindungi stabilitas keuangan, dan memastikan tingkat persaingan dan inovasi di seluruh sistem keuangan," pungkas Brainard.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id