Bursa Saham Inggris Rontok

    Antara - 19 Maret 2020 09:45 WIB
    Bursa Saham Inggris Rontok
    Ilustrasi. FOTO: Express
    London: Saham-saham Inggris merosot tajam pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah menguat sehari sebelumnya, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London jatuh 4,05 persen atau 214,32 poin, menjadi ditutup di 5.080,58 poin.

    Mengutip Antara, Kamis, 19 Maret 2020, Carnival, perusahaan operator pelayaran Inggris-Amerika berkinerja paling buruk (top loser) di antara saham-saham unggulan dengan nilai sahamnya terjun bebas 34,22 persen.

    Diikuti oleh saham Meggitt, sebuah perusahaan internasional yang berspesialisasi dalam komponen dan sub-sistem untuk kedirgantaraan, pertahanan dan pasar energi pilihan, yang menukik 24,51 persen; serta Ashtead Group, perusahaan rental peralatan industri Inggris, terperosok 23,30 persen.

    Sementara itu, Sainsbury's, jaringan supermarket terkemuka di Inggris, melonjak 12,66 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi dari saham-saham unggulan. Disusul oleh saham rantai supermarket terbesar keempat di Inggris WM Morrison Supermarket yang terangkat 10,51 persen, serta perusahaan manajemen aset multinasional Inggris Schroders meningkat 9,09 persen.

    Di sisi lain, Wall Street mengakhiri sesi bergejolak pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB) dengan penurunan tajam. Kondisi itu terjadi ketika penjualan panik berlanjut di pasar saham Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketakutan akan covid-19.

    Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 1.338,46 poin atau 6,30 persen menjadi 19.898,92, menandai penutupan pertama di bawah 20.000 sejak Februari 2017. Indeks 30-saham unnggulan terpangkas lebih dari 2.300 poin pada posisi terendah sesi.

    Indeks S&P 500 jatuh 131,09 poin atau 5,18 persen menjadi 2.398,10 poin. Indeks Komposit Nasdaq juga merosot 344,94 poin atau 4,70 persen menjadi 6.989,84 poin. Saham raksasa energi AS Chevron terperosok sekitar 22 persen, memimpin penurunan Dow. Diikuti oleh saham Boeing yang merosot 17,9 persen, menyeret pasar jauh lebih rendah.

    Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah, dengan sektor energi terpuruk 14,28 persen, mewakili kelompok berkinerja terburuk. S&P 500 jatuh tujuh persen pada sore hari, memicu pemutus sirkuit utama yang menghentikan perdagangan selama 15 menit. Ini adalah kedua kali minggu ini bahwa pemutus sirkuit terjadi dan keempat kalinya sejak minggu lalu.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id