Penghindaran Risiko Akibat Covid-19 Jatuhkan Harga Minyak Dunia

    Angga Bratadharma - 30 Oktober 2020 08:03 WIB
    Penghindaran Risiko Akibat Covid-19 Jatuhkan Harga Minyak Dunia
    Ilustrasi. FOTO: FREDERIC J. BROWN/AFP
    New York: Harga minyak dunia kembali jatuh pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Tekanan terjadi karena sentimen penghindaran risiko meningkat setelah melonjaknya infeksi covid-19 di negara-negara ekonomi utama.

    Mengutip Xinhua, Jumat, 30 Oktober 2020, West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun USD1,22 menjadi USD36,17 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember turun USD1,47 menjadi USD37,65 per barel di London ICE Futures Exchange.

    "Penghindaran risiko di pasar keuangan telah meningkat secara dramatis akhir-akhir ini mengingat dicetaknya rekor tertinggi kasus covid-19 baru dan ketidakpastian seputar pemilihan AS. Aksi jual di pasar saham dan dolar AS yang lebih kuat juga telah memberikan tekanan besar pada harga minyak," kata analis di Commerzbank Research, dalam sebuah catatan.

    Aset berisiko termasuk pasar saham AS mengalami volatilitas di minggu ini karena kekhawatiran virus korona. Sementara itu, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,58 persen pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), menyusul kenaikan 0,5 persen di sesi sebelumnya.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), memulihkan beberapa kerugian besar yang mereka derita di sesi sebelumnya. Meski demikian, kenaikan kasus covid-19 masih mengintai dan tetap berpeluang menekan pasar saham.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 139,16 poin atau 0,52 persen menjadi 26.659,11. Sedangkan S&P 500 naik 39,08 poin atau 1,19 persen menjadi 3.310,11. Indeks Komposit Nasdaq naik 180,72 poin atau 1,64 persen menjadi 11.185,59.

    Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan sektor energi ditutup naik sebanyak 3,2 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor perawatan kesehatan turun sebanyak 0,71 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan sembilan dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis. Sedangkan bursa Wall Street terus meneliti beberapa data ekonomi.

    Departemen Perdagangan AS melaporkan aktivitas ekonomi AS pada kuartal ketiga tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 33,1 persen setelah kontraksi tajam pada kuartal sebelumnya. Angka tersebut melebihi perkiraan di angka 32 persen dari ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id