Ini Pendorong Bitcoin Pecah Rekor Rp426,4 Juta

    Angga Bratadharma - 05 Januari 2021 09:28 WIB
    Ini Pendorong Bitcoin Pecah Rekor Rp426,4 Juta
    Ilustrasi. AFP PHOTO/JACK GUEZ
    Singapura: Pemimpin Crypto Global PwC Henri Arslanian berpandangan reli Bitcoin yang memecahkan rekor dalam beberapa pekan terakhir sebagian didorong oleh masuknya investor institusional yang lebih besar ke pasar. Mata uang digital itu melonjak lebih dari USD30 ribu atau setara Rp426,4 juta (kurs Rp14.123 per USD) untuk pertama kalinya.

    Bahkan, ia mencatat, Bitcoin tumbuh 300 persen lebih di 2020. Pada Senin sore di Asia, menurut CoinDesk, Bitcoin diperdagangkan sekitar USD32.668,93. Cryptocurrency telah ada selama lebih dari satu dekade, dan popularitasnya mulai meningkat di kalangan investor institusional arus utama pada tahun lalu.

    Kenaikan di kripto terjadi lantaran Bitcoin dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, mirip dengan emas.

    "Ketika Anda melihat reli bitcoin yang telah kami lihat dalam beberapa minggu dan bulan terakhir, sungguh, ada dua elemen besar yang mendorongnya. Salah satunya adalah masuknya pemain institusional secara terus menerus," kata Arslanian, dilansir dari CNBC International, Selasa, 5 Januari 2021.

    Kenaikan Bitcoin pada 2020 sebagian didorong oleh para miliarder Wall Street terkenal yang secara terbuka mendukung cryptocurrency. Para analis mengatakan dukungan mereka memberikan kepercayaan kepada investor arus utama yang skeptis. Investor seperti Paul Tudor Jones dan Stanley Druckenmiller sama-sama menaruh uang dalam Bitcoin.

    Hal itu menunjukkan potensi Bitcoin sebagai lindung nilai inflasi. Bahkan, perusahaan keuangan besar seperti PayPal dan Fidelity juga telah bergerak dalam cryptocurrency, sementara orang-orang seperti Square dan MicroStrategy telah menggunakan neraca keuangan mereka sendiri untuk membeli Bitcoin.

    Arslanian memperkirakan tren kenaikan akan terus berlanjut selama beberapa bulan mendatang. Kondisi itu menunjukkan bahwa ada berbagai instrumen sekarang yang memungkinkan pemain institusi terpapar Bitcoin.

    "Ini tidak terjadi beberapa tahun lalu," katanya.

    Hal lain, menurut Arslanian, yang mendorong reli bitcoin saat ini adalah investor ritel dan ketakutan mereka akan ketinggalan 'kereta'. Dia mengatakan lebih banyak orang saat ini memiliki akun di bursa crypto daripada sebelumnya karena membeli cryptocurrency sekarang lebih mudah daripada sebelumnya.

    "Dengan dua elemen besar yang mendorongnya, ada banyak momentum yang terjadi. Ada banyak optimisme di pasar kripto," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id