Dolar AS Tergelincir

    Angga Bratadharma - 23 Juni 2020 09:02 WIB
    Dolar AS Tergelincir
    Ilustrasi. AFP PHOTO/YASIN AKGUL
    New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena pelaku pasar terus mengukur dampak dari pandemi covid-19. Jumlah kasus virus krona yang baru dikonfirmasi terus meningkat di seluruh negara bagian Amerika Serikat (AS), menimbulkan pertanyaan tentang pemulihan ekonomi.

    Mengutip Xinhua, Selasa, 23 Juni 2020, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,6 persen menjadi 97,037. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1260 dibandingkan dengan USD1,1186 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2471 dibandingkan dengan USD1,2355 di sesi sebelumnya.

    Dolar Australia naik menjadi USD0,6917 dibandingkan dengan USD0,6848. Dolar AS membeli 106,92 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 106,86 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9474 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9516 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3524 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3604 dolar Kanada.

    "Minggu lalu didominasi oleh ketakutan akan gelombang baru pandemi. Ini menghasilkan pemulihan terhadap dolar AS," kata Analis Commerzbank Research Ulrich Leuchtmann, dalam sebuah catatan seraya menambahkan kinerja pasar mata uang akan tergantung pada pengembangan infeksi.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), didorong oleh kenaikan kuat pada saham teknologi. Meski demikian, liarnya penyebaran covid-19 di AS membuat bursa saham Wall Street masih tidak bisa menguat signifikan.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 153,50 poin atau 0,59 persen menjadi 26.024,96. Sedangkan S&P 500 meningkat 20,12 poin atau 0,65 persen menjadi 3.117,86. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 110,35 poin atau 1,11 persen menjadi 10.056,47.

    Saham Apple naik 2,62 persen, menjadi yang berkinerja terbaik dalam indeks 30 di Dow Jones. Raksasa teknologi AS pada Senin waktu setempat (Selasa WIB) meluncurkan beberapa pembaruan besar, termasuk preview versi terbaru dari sistem operasi iPhone, iOS 14, selama virtual Worldwide Developers Conference.

    Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih tinggi, dengan sektor teknologi naik hampir dua persen. Sektor keuangan turun 0,48 persen, kelompok dengan kinerja terburuk. Keuntungan pasar relatif dibatasi karena investor bergulat dengan ketakutan virus korona.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id