Fed: Pasar Tenaga Kerja AS Tidak Terjun Bebas

    Ade Hapsari Lestarini - 06 April 2020 13:36 WIB
    Fed: Pasar Tenaga Kerja AS Tidak Terjun Bebas
    Foto: AFP.
    Washington: Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di Amerika Serikat (AS) bisa melonjak menjadi 32 persen karena penyebaran covid-19. Namun seorang pejabat senior Federal Reserve AS (The Fed) menegaskan pasar tenaga kerja AS tidak dalam posisi terjun bebas.

    "Saya akan mendorong kembali terhadap gagasan ekonomi atau pasar kerja yang jatuh bebas," ujar Presiden Federal Reserve Bank of St Louis James Bullard pada CBS, dilansir Xinhua, Senin, 6 April 2020.

    "Kami meminta orang untuk tinggal di rumah dan berinvestasi dalam kesehatan nasional, dan kami meminta mereka untuk menggunakan program asuransi pengangguran untuk mendapatkan transfer yang mereka butuhkan agar dapat membayar tagihan saat mereka berada di rumah. Otoritas kesehatan terus berusaha mengendalikan virus (korona)," katanya.

    Komentar Bullard muncul setelah sebuah studi dari Federal Reserve Bank of St Louis memperkirakan pada akhir Maret bahwa wabah covid-19 dapat menelan biaya untuk 47 juta pekerjaan di Amerika pada kuartal kedua. Sehingga membawa tingkat pengangguran menjadi 32 persen.

    "Perkiraan kami, yang tersedia di blog kami, St Louis Fed di blog ekonomi, menunjukkan bahwa tingkat pengangguran dapat mencapai 10 hingga 42 persen," kata Bullard.

    Ia menambahkan angka yang diproyeksikan sebesar 32 persen hanya sebuah prediksi.

    Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa pengusaha AS memangkas 701 ribu pekerjaan pada Maret dan tingkat pengangguran melonjak menjadi 4,4 persen.

    Data terbaru, bagaimanapun, tidak mencerminkan banyak bisnis yang berhubungan dengan korona dan penutupan sekolah yang terjadi pada paruh kedua bulan itu, karena survei bulanan dilakukan pada pertengahan bulan.

    Ketika pandemi covid-19 terus bergolak di seluruh negeri, para ahli percaya bahwa pasar tenaga kerja akan melihat tingkat pengangguran menyentuh level dua digit dalam waktu dekat, dengan puluhan juta orang Amerika kehilangan pekerjaan mereka.

    Kepala ekonom di Grant Thornton, Diane Swonk, sebuah perusahaan akuntansi besar, menulis dalam sebuah blog bahwa penurunan daftar gaji pada Maret belum pernah terjadi sebelumnya dalam memulai resesi dan akan menjadi lebih dari 20 kali lebih buruk pada April.

    "Pengangguran akan melonjak menjadi dua digit, sementara partisipasi menurun. Tidak ada skala untuk mengukur kesengsaraan yang terkait dengan covid-19 di semua lini," kata Swonk.

    Amerika Serikat melaporkan lebih dari 337 ribu kasus covid-19 dan lebih dari 9.600 kematian pada Minggu malam, menurut Pusat Sains dan Teknik Sistem di Universitas Johns Hopkins.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id