Kekhawatiran Covid-19 Kian Dalam, Wall Street Tumbang

    Antara - 02 April 2020 07:10 WIB
    Kekhawatiran Covid-19 Kian Dalam, Wall Street Tumbang
    Ilustrasi. FOTO: AFP
    New York: Wall Street tumbang dengan indeks-indeks utama anjlok pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang penyebaran cepat covid-19 di Amerika Serikat. Kondisi itu setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan situasi mengerikan dalam dua pekan mendatang.

    Mengutip Antara, Kamis, 2 April 2020, indeks Dow Jones Industrial Average merosot 973,65 poin atau 4,44 persen menjadi ditutup pada 20.943,51 poin. Indeks S&P 500 jatuh 114,09 poin atau 4,41 persen menjadi berakhir di 2.470,50 poin. Indeks Komposit Nasdaq terperosok 339,52 poin atau 4,41 persen menjadi ditutup di 7.360,58 poin.

    Adapun tiga indeks utama anjlok lebih dari lima persen pada posisi terendah sesi. Semua 11 sektor utama S&P 500 mundur secara signifikan, dengan utilitas dan real estat jatuh lebih dari enam persen pada penutupan, mewakili dua kelompok berkinerja terburuk.

    Amerika Serikat menjadi negara pertama dengan lebih dari 200.000 infeksi covid-19 pada Rabu,1 April, menurut penghitungan baru dari Universitas Johns Hopkins.

    Pada Rabu sore, total 203.608 kasus yang telah dikonfirmasi dilaporkan di Amerika Serikat dengan 4.476 kematian, menunjukkan penghitungan yang diperbarui oleh Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) Universitas Johns Hopkins.

    Pakar kesehatan pada Satuan Tugas virus korona Gedung Putih mengatakan sekalipun dengan pedoman jarak sosial (social distancing) nasional Pemerintah Trump diperketat, orang Amerika masih harus siap untuk prospek virus korona yang menyebabkan 100.000 hingga 240.000 kematian di negara itu.

    Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa negara harus bersiap untuk dua minggu yang sangat menyakitkan, sangat, sangat menyakitkan.

    Di sisi data, aktivitas ekonomi di sektor manufaktur berkontraksi pada Maret di tengah meluasnya penyebaran virus korona, Institute for Supply Management (ISM) melaporkan. Indeks manufaktur ISM merosot menjadi 49,1 persen pada Maret dari angka Februari di 50,1 persen.

    Ketenagakerjaan sektor swasta AS menurun 27.000 pekerjaan dari Februari ke Maret, menurut data perusahaan penggajian (payrolls) Automatic Data Processing (ADP) pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB).



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id