Bursa Saham Inggris Berbalik Melonjak

    Antara - 20 Maret 2020 09:45 WIB
    Bursa Saham Inggris Berbalik Melonjak
    Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN
    London: Saham-saham di Inggris berbalik menguat dari kemerosotan sebelumnya pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London naik 1,40 persen atau 71,03 poin, menjadi 5.151,61 poin. Indeks FTSE 100 jatuh 4,05 persen atau 214,32 poin menjadi 5.080,58 poin sehari sebelumnya.

    Mengutip Antara, Jumat, 20 Maret 2020, M&G Investments, perusahaan manajer investasi internasional, melambung 34,44 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

    Diikuti oleh saham perusahaan operator pelayaran Inggris-Amerika Carnival yang melonjak sebesar 18,90 persen, serta perusahaan perjalanan dan pariwisata multinasional Anglo-Jerman TUI meningkat 18,80 persen.

    Sementara itu, International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol, adalah pemain terburuk (top loser) dalam saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya kehilangan 9,05 persen.

    Kemudian, saham perusahaan perdagangan dan pertambangan komoditas multinasional Inggris Glencore yang merosot 9,00 persen, serta perusahaan pembuat dan pertambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal Evraz jatuh 8,98 persen.

    Di sisi lain, Wall Street menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), didorong reli saham energi dan teknologi setelah penurunan tajam baru-baru ini karena pembuat kebijakan di seluruh dunia mengambil tindakan darurat lebih lanjut untuk membantu pasar keuangan mengatasi kerusakan ekonomi akibat virus korona atau covid-19.

    Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 188,27 poin atau 0,95 persen menjadi 20.087,19 poin. Indeks S&P 500 bertambah 11,29 poin atau 0,47 persen menjadi 2.409,39 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 160,73 poin atau 2,30 persen menjadi 7.150,58 poin.

    Saham-saham teknologi utama AS, termasuk Facebook, Amazon, Netflix, dan induks perusahaan Google Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi. Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 meningkat, dengan sektor energi melonjak 4,57 persen, memimpin kenaikan dibantu oleh harga minyak mentah AS yang melonjak hampir 25 persen, rekor kenaikan satu hari terbesar.

    Pergerakan pasar mengikuti kekalahan besar di sesi sebelumnya. Dow turun menjadi 19.898,92 pada Rabu waktu setempat, menandai penutupan pertama di bawah 20.000 sejak Februari 2017. Indeks S&P 500 jatuh ke level terendah sejak Desember 2018.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id