Tiongkok Tuding AS Gunakan Keamanan Nasional untuk Hadapi Persaingan Bisnis

    Arif Wicaksono - 06 Januari 2021 21:41 WIB
    Tiongkok Tuding AS Gunakan Keamanan Nasional untuk Hadapi Persaingan Bisnis
    Ilustrasi. Foto : AFP.
    Beijing: Pemerintah Tiongkok menuduh Washington menyalahgunakan keamanan nasional untuk merugikan pesaing komersial. Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah yang melarang transaksi dengan layanan pembayaran Alipay dan WeChat Pay, serta enam aplikasi lainnya.

    Perintah untuk meningkatkan konflik dengan Beijing atas tuduhan teknologi, keamanan, dan mata-mata ini telah menjatuhkan hubungan AS-Tiongkok ke level terendah dalam beberapa dekade.

    "Ini adalah contoh lain dari perilaku penindasan, sewenang-wenang, dan hagemoni AS," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying, dikutip dari Channel News Asia, Rabu, 6 Januari 2021.

    "Ini adalah contoh Amerika Serikat yang terlalu mengeneralisasi konsep keamanan nasional dan menyalahgunakan kekuatan nasionalnya untuk menekan perusahaan asing secara tidak wajar," tambah dia.

    Perintah Trump mengutip kekhawatiran yang tidak ditentukan tentang aplikasi yang mengumpulkan data pribadi dan keuangan Amerika dan menyerahkannya ke pemerintah komunis Tiongkok. Hua mengejek argumen itu, menunjuk pada pengumpulan intelijen pemerintah AS.

    "Ini seperti gangster yang mencuri dengan ceroboh, tapi kemudian berteriak-teriak agar dilindungi dari perampokan," kata Hua.  

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id