Wall Street Menghijau

    Angga Bratadharma - 09 April 2021 07:27 WIB
    Wall Street Menghijau
    Ilustrasi. FOTO: Xinhua/Wang Ying



    New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), didukung oleh kenaikan kuat pada saham-saham teknologi. Meski demikian, para investor terus mencermati sejumlah rilis data perekonomian AS di tengah upaya pemerintah melakukan pemulihan ekonomi.

    Mengutip Xinhua, Jumat, 9 April 2021, indeks Dow Jones Industrial Average menguat sebanyak 57,31 poin atau 0,17 persen menjadi 33.503,57. Indeks S&P 500 meningkat 17,22 poin atau 0,42 persen menjadi 4.097,17. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 140,47 poin atau 1,03 persen menjadi 13.829,31.






    Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di area hijau, dengan sektor teknologi melonjak sebanyak 1,42 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor energi tergelincir sebanyak 1,36 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

    Departemen Tenaga Kerja melaporkan klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, naik menjadi 744 ribu dalam pekan yang berakhir 3 April, menyusul 728 ribu yang direvisi naik pada minggu sebelumnya. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan klaim pertama kali menjadi total 694 ribu untuk minggu terakhir.

    Di sisi lain, risalah pertemuan kebijakan the Fed mengungkapkan para pejabat bank sentral Amerika Serikat mengindikasikan diperlukannya beberapa waktu sebelum Federal Reserve mulai mengurangi pembelian asetnya. Akomodasi kebijakan longgar tetap dipertahankan guna mendukung upaya pemulihan ekonomi.
     
    "Pembelian aset Federal Reserve sejak Maret lalu telah meringankan kondisi keuangan secara material dan memberikan dukungan substansial bagi perekonomian (AS)," kata Fed dalam risalah pertemuan 16-17 Maret.

    "Para peserta mencatat bahwa kemungkinan akan ada waktu sampai kemajuan substansial lebih lanjut menuju sasaran ketenagakerjaan maksimum dan stabilitas harga Komite akan terwujud. Pembelian aset akan berlanjut setidaknya pada kecepatan saat ini," kata notulen tersebut, merujuk kepada komite pembuat kebijakan Fed.

    The Fed bulan lalu memutuskan untuk melanjutkan program pembelian asetnya setidaknya pada kecepatan saat ini sebesar USD120 miliar per bulan, sambil mempertahankan suku bunga acuan pada level terendah mendekati nol setidaknya hingga 2023.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id