comscore

Bursa Saham AS Jatuh Akibat Aksi Jual

Angga Bratadharma - 07 Januari 2022 06:53 WIB
Bursa Saham AS Jatuh Akibat Aksi Jual
Ilustrasi. FOTO: NYSE
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), menyusul kemunduran besar yang mereka alami di sesi sebelumnya. Kondisi itu terjadi di tengah keputusan The Fed yang berencana mempercepat kenaikan suku bunga guna memerangi inflasi.

Mengutip Xinhua, Jumat, 7 Januari 2022, indeks Dow Jones Industrial Average turun 170,64 poin atau 0,47 persen menjadi 36.236,47. Sedangkan indeks S&P 500 turun sebanyak 4,53 poin atau 0,10 persen menjadi 4.696,05. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 19,31 poin atau 0,13 persen menjadi 15.080,86.

 



Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir dengan warna merah, dengan sektor material dan perawatan kesehatan masing-masing turun 1,24 persen dan 1,21 persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor energi naik 2,29 persen, kelompok berkinerja terbaik.

Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS diperdagangkan sebagian besar lebih tinggi dengan sembilan dari 10 saham teratas berdasarkan beratnya di indeks S&P Tiongkok Listed Tiongkok 50 mengakhiri hari dengan catatan optimistis.

Investor terus mencerna risalah dari pertemuan kebijakan Federal Reserve Desember. Pejabat Fed mengantisipasi kenaikan suku bunga lebih awal dan lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya karena ekonomi terus pulih dan inflasi tetap tinggi.

Ekuitas AS jatuh

Ekuitas AS jatuh pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), dengan Nasdaq yang padat teknologi turun 522,5 poin atau 3,34 persen, karena Federal Reserve yang lebih hawkish membuat investor bingung.

Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, naik sebanyak 7.000 menjadi 207 ribu dalam pekan yang berakhir 1 Januari, lebih tinggi dari perkiraan pasar 195 ribu.

Di tempat lain, indeks jasa Institute for Supply Management turun menjadi 62 persen pada Desember dari rekor 69,1 persen pada November. Ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal memperkirakan indeks turun menjadi 66,8 persen.
 

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id