Dolar AS Kokoh saat Hari Thanksgiving

    Angga Bratadharma - 27 November 2020 07:43 WIB
    Dolar AS Kokoh saat Hari Thanksgiving
    Ilustrasi. FOTO: MI/IMMANUEL ANTONIUS
    New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), saat Hari Thanksgiving. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,01 persen menjadi 92,0104.

    Mengutip Xinhua, Jumat, 27 November 2020, pada akhir perdagangan New York, euro tidak berubah dari sesi sebelumnya menjadi ditutup pada USD1,1915 dan poundsterling Inggris turun menjadi USD1,3356 dari USD1,3381 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7362 dari USD0,7364.

    Sedangkan dolar AS dibeli 104,24 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 104,42 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9061 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9086 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3018 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2999 dolar Kanada.

    Volume perdagangan relatif tipis karena pasar keuangan AS ditutup pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), untuk liburan Hari Thanksgiving.

    Sementara itu, Departemen Perdagangan Amerika Serikat melaporkan bahwa pendapatan pribadi turun 0,7 persen pada Oktober dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Sementara itu pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) naik 0,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
     
    "Pembayaran pemulihan ekonomi federal melambat karena program bantuan terkait pandemi terus menurun," demikian menurut laporan yang dirilis oleh Biro Analisis Ekonomi (BEA) Departemen Perdagangan AS.

    Tunjangan pengangguran mingguan tambahan USD600 dari pemerintah federal, serta beberapa langkah bantuan lain yang disetujui pada akhir Maret, berakhir pada akhir Juli 2020. Hal ini terjadi saat kongres dan gedung putih tetap menemui jalan buntu untuk memberikan dukungan fiskal selanjutnya.

    "Pemulihan menunjukkan tanda-tanda melemah saat kita bergerak dari musim panas ke musim gugur," tulis Diane Swonk, kepala ekonom di Grant Thornton, sebuah firma akuntansi besar, dalam sebuah blog Rabu.
     
    "Suhu yang lebih dingin, yang menutup tempat-tempat luar ruangan, penurunan tunjangan pengangguran dan lonjakan kasus covid-19 meredam pengeluaran dan kepercayaan diri," pungkas Swonk.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id