Duta Petani Milenial Siap Pasarkan Kebutuhan Pangan Secara Online

    Ilham wibowo - 22 Maret 2020 16:32 WIB
    Duta Petani Milenial Siap Pasarkan Kebutuhan Pangan Secara <i>Online</i>
    Ilustrasi. Foto: Dok. Kementan
    Jakarta: Duta Petani Milenial (DPM) yang berada di bawah Kementerian Pertanian mengedepankan layanan online 'Ayomart' yang siap memasarkan kebutuhan pangan masyarakat dari petani langsung.

    Inisiasi ini dilakukan dalam rangka 'Gebrakan Duta Petani Milenial Sigap Covid-19'.

    Gagasan ini berangkat dari kepedulian DPM terhadap kondisi masyarakat utamanya petani akibat merebaknya covid-19. Para kelompok petani milenial ini juga berkomitmen turut berjuang secara konkrit dan berkontribusi terhadap NKRI.

    "Kami sepakat akan kontribusi dengan melakukan gebrakan menyediakan pangan. Kami kumpulkan berbagai macam produk pertanian yang dihasilkan dari para DPM diberbagai wilayah dengan multi varian komoditas, dan untuk mengawali program ini fokus kami di daerah DKI Jakarta dan nanti akan berlanjut ke daerah lainnya," ujar salah satu pengusaha pertanian hortikultura asal Cianjur yang juga menjadi DPM, Sandi Octa Susila, melalui keterangan tertulis, Minggu, 22 Maret 2020.

    Ditegaskan oleh Sandi, tujuan layanan ini juga untuk memberikan ketersediaan pangan di.tengah panic buying dengan menghadirkan berbagai paket produk pertanian. Masyarakat bisa memanfaatkan untuk mencari bahan sayur sop, sayur asam, hingga empon-empon.

    “Kami akan luncurkan beberapa paket produk pertanian, jadi nanti masyarakat atau konsumen tinggal memesan melalui contact person  yang ada di pengumuman official atau tinggal klik produk apa yang diperlukan, yang tersedia di website yang telah kami sediakan. Kami akan hadirkan paket murah tanpa harus keluar rumah," ujarnya.

    Anggota DPM lain, Jatu Barmawati, mengatakan program yang digagas sangat mudah dipahami masyarakat. Dengan begitu, upaya pencegahan tertular virus korona bisa lebih maksimal.

    “Teman-teman DPM yang punya produk bisa dikoordinir dan kemudian akan kami display di web ayomart.id, untuk barang di area sekitar Jabodetabek bisa di drop ke packing house saya lalu disebarkan ke konsumen melalui titik terdekat," ujar Jatu.

    Produk pertanian yang menurut penelitian mampu mencegah infeksi berbagai virus termasuk virus covid-19 yaitu empon-empon terdiri dari temulawak, jahe, kunyit, jahe merah. Stoknya pun akan diperbanyak dengan harga terjangkau.

    “Produk ini juga termasuk produk yang akan kita salurkan melalui Ayomart nanti akan dibuat per pack yang berisi ramuan empon-empon, sehingga masyarakat hanya tinggal mengolahnya saja dirumah," ungkapnya.

    Sedangkan untuk produk pertanian lainnya seperti kopi dan komoditas lainnya seperti sayur segar, buah lokal segar, beras organik, telur, obat herbal, dan rempah-rempah juga akan dipasarkan melalui layanan ini dengan nomor hotline: 0819-1000-6922 atau www.ayomart.id.

    Diharapkan dengan adanya gagasan dari DPM Kementan ini semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan produk pertanian dan kebutuhan pangan tanpa harus keluar rumah. Sektor pertanian memegang peran penting sebagai kekuatan menghadapi serangan wabah ini.

    “Mohon doa, ini adalah ikhtiar kita dalam membantu masyarakat ditengah wabah covid-19, dan salah satu emergency exit seperti ini yang kita bisa lakukan," pungkasnya.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id