Anak Muda Didorong Berwirausaha di Sektor Pangan

    Whisnu Mardiansyah - 03 Juli 2020 02:35 WIB
    Anak Muda Didorong Berwirausaha di Sektor Pangan
    Ilustrasi: Pasar sembako murah di Kota Bandung, Jawa Barat. (Medcom.id/Roni K)
    Jakarta: Di tengah pandemi covid-19, berbagai pekerjaan sulit didapatkan. Anak muda didorong menciptakan lapangan pekerjaan dengan berwirausaha ketimbang mencari pekerjaan.

    “Jika mencari lapangan pekerjaan sulit, kenapa tidak membuka lapangan kerja sendiri? Buka lapangan kerja yang ada di sekitar kita,” kata mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sandiaga Uno, di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020.

    Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mencontohkan anak muda di desa bisa memulai berwirausaha di sektor pangan. Sektor ini yang paling menjanjikan karena sebagai penopang kebutuhan masyarakat di perkotaan.

    “Kalau kita ada di pedesaan, lapangan pekerjaan yang terbuka itu tentunya adalah di sektor pangan, di sektor-sektor yang selama ini menyuplai kebutuhan-kebutuhan di daerah urban,” jelas Sandi.

    Ia menilai pengembangan sektor pangan sangat penting. Terlebih, Thailand, Vietnam, India, dan Tiongkok membatasi ekspor pangan mereka ke Indonesia.

    “Berarti akan ada ancaman krisis pangan di akhir tahun 2020, di awal 2021. Jadi kita harus lakukan segera, semua milenial-milenial kita banting setir ke sektor pangan karena selama kita masih punya perut dan mulut kita butuh pasokan pangan, dan di sini lah peluang yang paling besar,” jelasnya.

    Baca: UMKM Kelompok Difabel Diminta Sinergi untuk Bangkit

    Sandi mengatakan anak muda pun harus bisa memadukan dengan kemajuan teknologi dalam mengembangkan usaha-usahanya tersebut. Termasuk untuk promosi dan penjualan.

    Di era revolusi industri 4.0, bukan lagi halangan masalah jarak dan waktu. Karena dengan teknologi tidak mengharuskan orang untuk bertemu. Contohnya, ia banyak kegiatan dan tim di berbagai daerah, tapi tidak pernah bertemu dan hanya berkomunikasi secara digital

    “Sekarang saya ada tim yang menangani kegiatan saya ada di Garut, satu lagi di Jateng, ada yang di Bali. Kita semua bekerja tidak lagi terhubung secara fisik, tapi melalui jaringan teknologi,” katanya.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id