Lima Kiat Bisnis Bertahan saat Korona

    Annisa ayu artanti - 15 April 2020 14:21 WIB
    Lima Kiat Bisnis Bertahan saat Korona
    Ilustrasi kiat bisnis bertahan saat pandemi korona - - Foto: Medcom
    Jakarta: Pandemi korona yang merebak di Indonesia sejak awal Maret lalu mengancam kesehatan masyarakat sekaligus stabilitas ekonomi nasional. Bahkan ekonomi RI diprediksi tumbuh negatif akibat covid-19.

    Managing Partner Grant Thornton Indonesia Johanna Gani mengatakan dampak dari memburuknya ekonomi akan berimbas pada pengusaha dalam negeri. Kunci agar dapat bertahan adalah tetap optimistis dan beradaptasi dengan keadaan.

    "Pengusaha yang dapat menyusun rencana terstruktur, baik dimasa pandemi ini maupun setelah krisis mereda, akan mampu bergerak lebih cepat kembali pada trajektori pertumbuhan semula," kata Johanna dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 15 April 2020.

    Menurutnya implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) meningkatkan risiko gangguan pada sektor industri. Di antaranya sisi supply-chain, tenaga kerja, serta kesinambungan bisnis hingga arus kas perusahaan.

    Karena itu, para pengusaha dinilai perlu mengatur strategi bisnis di tengah pandemi dengan fokus pada lima hal.

    1. Cash Management
    Pengaturan arus kas menjadi kunci utama perusahaan untuk dapat melewati tantangan berat di tahun ini. Perusahaan perlu mengambil langkah-langkah untuk mengamankan persediaan kas mereka.
     
    Termasuk mengambil tindakan yang diperlukan seperti memperpanjang pembayaran kreditur, negosiasi penangguhan pembayaran sewa dan kredit bank, negosiasi dengan pelanggan untuk pembayaran lebih awal hingga mempertimbangkan keringanan pajak maupun program pemerintah yang memberikan kemudahan bagi pengusaha. Cash Management juga meliputi bagaimana perusahaan mampu melakukan forecast keuangan jangka pendek dan menengah dengan baik.

    2. Contingency Planning
    Panduan tanggap darurat perlu langsung disusun untuk mengetahui apa saja sektor krusial dalam perusahaan dan memastikan strategi yang akan diambil aman untuk kelangsungan bisnis kedepannya. Ketahui di mana titik-titik kritis dalam rantai pasokan, menyiapkan cadangan darurat saat persediaan menipis dan mengidentifikasi pasokan alternatif termasuk dalam perencanaan darurat.

    Pastikan juga karyawan-karyawan yang berada di posisi krusial untuk mendukung bisnis perusahaan tetap dapat bekerja dengan fleksibilitas tinggi melalui kebijakan work from home dan remote meeting.

    3. Pengelolaan Pemegang Saham
    Perkiraan arus kas yang baik akan menempatkan perusahaan pada posisi yang lebih kuat saat berdiskusi dengan para pemegang saham. Disarankan perusahaan untuk proaktif dan mengambil inisiatif untuk secara aktif berhubungan dengan otoritas pajak, pemberi pinjaman hingga supplier utama untuk tetap mendapat dukungan keuangan yang mungkin saja tersedia.

    4. Perhatikan Karyawan
    Memahami profil karyawan menjadi sangat penting dalam situasi ini untuk menemukan berbagai opsi untuk solusi tenaga kerja dalam perusahaan. Pada beberapa situasi, pengusaha akan menghadapi posisi sulit antara mempertahankan karyawan atau harus melakukan pengurangan demi kelangsungan bisnis.

    Kebijakan yang jelas untuk work from homeunpaid leave, hingga kapan karyawan harus dikarantina dikondisi kesehatan tertentu, perlu disampaikan agar karyawan tahu bagaimana posisi mereka dan dapat menerima pesan dari pemimpin bisnis.

    5. Bentuk Tim Manajemen Krisis
    Bentuk tim khusus dan pastikan perwakilan dari tiap divisi saling berkomunikasi untuk membahas dan menentukan prioritas masalah yang dihadapi perusahaan dan mengantisipasi masalah yang dapat muncul ke depannya.

    Kemudian komunikasikan sejak dini dan lakukan keterbukaan dengan tim agar dapat membangun sistem komunikasi yang sehat dan menjangkau semua karyawan baik mereka yang bekerja dari rumah maupun yang masih melakukan pekerjaan di kantor. Komunikasi yang baik juga mengurangi ketidakpastian dan kekhawatiran para karyawan. 

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id