Menyiasati Pandemi, UMKM Berinovasi untuk Tetap Bertahan

    Ade Hapsari Lestarini - 30 Oktober 2020 10:33 WIB
    Menyiasati Pandemi, UMKM Berinovasi untuk Tetap Bertahan
    UMKM makanan dan minuman berinovasi untuk tetap bertahan. Foto: dok pribadi.
    Jakarta: Pandemi covid-19 menghempas banyak sektor usaha. Namun, dari sekian banyak yang terpuruk, sektor makanan dan minuman ternyata bisa bertahan menghadapi dampak korona. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor ini menjadi salah satu dari sebagian kecil industri yang tidak mengalami kontraksi selama tujuh bulan pertama 2020.

    Data BPS menunjukkan industri makanan dan minuman masih tumbuh tipis 0,22 persen pada kuartal II-2020 dibandingkan kuartal II-2019. Adapun pertumbuhan industri makanan dan minuman di kuartal I-2020 sebesar 3,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    Kondisi itu menjadi alasan bagi Mitra Boga Ventura (MBV) untuk memperkuat lini usaha kemitraan usaha kuliner. Petinggi MBV, Michael Marvy Jonathan mengakui, saat pandemi, peluang bisnis di usaha makanan masih besar. Belum lagi jika dilihat dari sisi peluang dari penjualan online atau daring. Makanya, pihaknya kini memperkuat salah satu gerai kulinernya, Xi Ji Street Snack (Xi Ji), dengan varian menu baru yang cocok untuk konsumen di saat pandemi.

    Xi Ji merupakan gerai kuliner kemitraan dengan produk makanan ringan ayam goreng siap saji. Gerai kuliner ini terinspirasi dari perkembangan tren di Taiwan, di mana minuman bubble tea bergandengan dengan produk snack ayam goreng. Xi Ji merupakan kolaborasi MBV dengan Kulo Group yang diluncurkan Maret lalu.

    "Sejak dibuka, kami sudah memiliki 70 outlet yang tersebar di Jabodetabek hingga luar kota seperti Bandung, Bali, Surabaya, Lampung, Palembang, Semarang, dan Jambi. Kami merencanakan akan membuka sekitar 250 outlet," ujar Marvy, Jumat, 30 Oktober 2020.

    Diakui, jika dibanding merek lainnya yang ada, penjualan Xi Ji selama pandemi masih lebih baik. Namun, penjualan itu tidak sesuai ekspektasi awal. Hal ini dikarenakan pandemi yang menyebabkan daya beli masyarakat menurun dan banyak masyarakat yang kesulitan ekonomi.

    "Saat ini kami berupaya menghadirkan menu baru yang terjangkau dengan kualitas yang tidak kalah dari merek competitor lainnya, agar lebih banyak lagi masyarakat yang bisa mencoba produk Xi Ji," ujar dia.

    Marvy menjelaskan, menu baru itu adalah campuran daging ayam, kulit, dan jamur dalam satu kemasan, atau kemasan lainnya yakni campuran ikan, kulit, dan jamur. Jika pesaing menjualnya dengan harga sekitar Rp30 ribu, pihaknya mengeluarkan kemasan campur itu seharga Rp19 ribu. Menurut Marvy, langkah itu merupakan gebrakan untuk menguatkan brand Xi Ji. Pihaknya juga akan memperkuat promosi via medsos dengan melibatkan selebriti dan influencer.
     

    Halaman Selanjutnya
      Rambah seluruh Indonesia Ia…
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id