Pedagang Toko Kelontong Harus Paham Protokol Kesehatan

    Sunnaholomi Halakrispen - 03 Juli 2020 00:57 WIB
    Pedagang Toko Kelontong Harus Paham Protokol Kesehatan
    Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Pandemi covid-19 memberikan guncangan mendalam bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tidak terkecuali para pelaku usaha toko dan warung kelontong.

    Di era kenormalan baru dalam pandemi covid-19, sangat penting memerhatikan praktik kebersihan dan higienitas tempat berbelanja. Pemerintah juga telah mengumumkan lima skema untuk melindungi dan memulihkan UMKM pada saat pandemi covid-19 ini.

    Kelima skema tersebut mencangkup pemberian bantuan sosial (bansos) untuk UMKM kategori miskin dan rentan terdampak covid-19, insentif pajak, restrukturisasi dan relaksasi kredit, perluasan modal kerja baru sampai dengan pemerintah melalui kementerian/lembaga, BUMN, dan pemerintah daerah bertindak sebagai penyangga dalam Ekosistem UMKM.

    Demi menjaga eksistensi UMKM, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) berkolaborasi dengan UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UKM Center FEB-UI), Coca-Cola (PT Coca-Cola Indonesia dan Coca-Cola Amatil Indonesia), dan QASA memulai inisiatif Gerakan Toko BERSAMA (BERsih, SehAt, MAju).

    Gerakan Toko BERSAMA merupakan upaya membantu toko dan warung tradisional agar dapat bertahan di saat krisis dan terus berkembang setelahnya. Selain itu, gerakan ini akan menjadi konsorsium sosial dari perusahaan-perusahaan swasta yang dikelola secara independen. Serta sedang dibentuk bersama QASA sebagai bentuk partisipasi dan kolaborasi stakeholders dalam percepatan perlindungan dan pemulihan usaha UMKM terdampak covid-19.

    "Dengan pemahaman dan kesadaran terhadap protokol kesehatan yang benar, kami berharap dapat memutus rantai penyebaran virus covid-19 di Indonesia, sehingga pandemi ini segera berakhir dan perekonomian kembali pulih," ujar Direktur Public Affairs, Communications and Sustainability Coca-Cola Amatil Indonesia Lucia Karina, dalam virtual konferensi pers, Kamis, 2 Juli 2020.

    Sebagai langkah awal, Gerakan Toko BERSAMA akan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pemilik toko mengenai standar operasional toko yang bersih, sehat dan aman dalam rangka persiapan kenormalan baru. Di antaranya, melalui distribusi e-book dan video yang bisa diakses secara gratis di laman resmi.

    Tujuan tahap awal ini adalah untuk memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat untuk berbelanja di toko dan warung kelontong. Juga sekaligus membantu upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid-19.

    Pada tahap berikutnya, gerakan ini akan dilanjutkan dengan implementasi dan aktivasi standar operasional di toko tradisional dan kolaboratif program lainnya dalam mempercepat reaktivasi dan pemulihan UMKM.

    "Kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai pihak harus terus kita optimalkan untuk mempersiapkan toko tradisional segera bangkit. Gerakan Toko BERSAMA diharapkan dapat membangkitkan semangat serta mengembalikan kekuatan pelaku usaha Toko atau Warung di Tanah Air sebagai tulang punggung perekonomian rakyat," ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id