comscore

Borong Dagangan Jadi Program Bantu Permodalan UMKM

Ade Hapsari Lestarini - 13 Januari 2022 13:19 WIB
Borong Dagangan Jadi Program Bantu Permodalan UMKM
Pedagang kaki lima di Alun-alun Bung Karno, Ungaran, Solo. Foto: ist.
Jakarta: Komunitas UMKM usAHA yang dinakhodai Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kembali memborong dagangan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan membagikannya pada masyarakat di Alun-alun Bung Karno, Ungaran.

UMKM usAHA adalah kelompok pemberdayaan masyarakat, yang kegiatannya berfokus pada pelatihan pendampingan dan bantuan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

 



Koordinator UMKM usAHA Kabupaten Semarang, Sukendi Budi Utomo menyampaikan, untuk saat ini, program UMKM usAHA yang telah berlangsung di Jawa Tengah ada dua, yakni usAHA Borong Usaha dan usAHA Bantu Usaha, yang bertujuan untuk membantu permodalan atau fasilitas bagi si pelaku usaha.

"Program usAHA Bantu Usaha baru terlaksana di Kota Solo, Oktober 2021 silam. Namun kedepannya kami akan mencoba untuk kembali melaksanakan program usAHA Bantu Usaha, tapi masih terus meriset pedagang mana yang benar-benar membutuhkan, dan tentunya mematangkan konsepnya," ujar Sukendi, Kamis, 13 Januari 2022.

Program borong usaha

Program yang dijalankan UMKM usAHA ini melalui usAHA On The Road ke Kabupaten Semarang. Sukendi Budi Utomo mengatakan, saat singgah di satu kabupaten atau kota, UMKM usAHA akan melakukan program usAHA borong usaha di dua lokasi berbeda. Di Kabupaten Semarang kali ini diadakan di Alun-alun Bung Karno dan Alun-alun lama, Ungaran.

"Selasa kemarin Kota Semarang, sekarang Kabupaten Semarang. Selama satu minggu ini rencananya akan diadakan di Salatiga, Solo, dan Yogyakarta," jelas Sukendi.

Sukendi menuturkan, dagangan yang diborong dari PKL itu dibagikan ke warga sekitar. Selain bermanfaat untuk pedagang, menurutnya kegiatan tersebut juga bermanfaat bagi pelaku warga, karena mendapatkan kudapan secara gratis.

Rohan (50), salah satu pedagang di Alun-alun Bung Karno yang diborong UMKM usAHA merasa bersyukur ketika dagangannya diborong hingga habis tak bersisa. Ia mengaku, ketika musim hujan dagangannya menjadi sepi pelanggan. Sehingga, dengan diborongnya dagangan Rohan, membuatnya bisa pulang tanpa ada sisa jualannya.

"Alhamdulillah rejeki nomplok, karena kalau lagi musim hujan begini jualan kurang laku, soalnya sepi kan yang lewat," ungkap Rohan.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id