Bali Salurkan Stimulus Ekonomi untuk 43 Ribu UMKM

    Antara - 04 Juli 2020 12:16 WIB
    Bali Salurkan Stimulus Ekonomi untuk 43 Ribu UMKM
    Foto: dok MI.
    Denpasar: Pemerintah Provinsi Bali menyalurkan stimulus sektor ekonomi kepada 43 ribu lebih pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Industri Kecil dan Menengah (IKM), dan sektor informal se-Bali yang terdampak pandemi covid-19. Stimulus ini diharapkan memberi efek positif agar dunia usaha kembali menggeliat.

    "Bantuan ini tujuannya meringankan masyarakat, dengan niatan yang baik, tulus dan lurus. Mereka ini ada yang penjual tipat santok, pedagang nasi, pedagang canang, dan sebagainya. Keluhannya usahanya susah, jadi harus diterima utuh tanpa potongan apa pun," kata Gubernur Bali Wayan Koster, seperti dikutip dari Antara, di Denpasar, Sabtu, 4 Juli 2020.

    Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini mengingatkan Dinas Koperasi Provinsi Bali agar bantuan yang disalurkan senilai Rp1,8 juta per penerima harus diterima bersih tanpa potongan apa pun. Selain itu, Koster menginstruksikan langsung Kepala Dinas Koperasi Provinsi Bali segera memfasilitasi pengajuan bantuan stimulus agar dapat direalisasikan secepatnya.

    "Pak Kadis, saya minta segera direalisasikan, jangan lama-lama, jangan ribet-ribet," katanya disambut riuh tepuk tangan dari para penerima.

    Gubernur Koster mengatakan anggaran keseluruhan yang disiapkan mencapai Rp78 miliar lebih untuk bantuan ini dananya telah tersedia. Hanya tinggal menunggu kelengkapan persyaratan agar segera bisa dicairkan.

    "Saya sebelumnya sudah cek, dananya sudah siap, Pemprov Bali punya anggaran tunai. Rp1,8 juta per penerima, ini semoga bisa membantu. Tapi tenang uangnya sudah ada, saya selalu pastikan mana yang harus harus dibayar duluan, mana yang belakangan. Makanya segera penuhi syaratnya," ujarnya.

    Bantuan itu diharapkan bisa bermanfaat bagi para pelaku UMKM, IKM, dan sektor informal dalam menanggulangi biaya-biaya operasional yang dikeluarkan selama menjalankan usahanya di masa pandemi covid-19 ini.

    "Saat situasi seperti ini, terimbas bencana, usaha terganggu, tetapi mereka harus tetap memenuhi kewajiban seperti membayar air, membayar listrik dan sebagainya, semoga ini bisa sedikit membantu," pungkasnya.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id